Timnas Indonesia Dihantam Badai Absensi: Thom Haye dan Marselino Ferdinan Absen di FIFA Series 2026

Author Image

Hodak

27 Februari 2026

Tim Nasional Indonesia akan menghadapi ujian berat di ajang yang akan digelar pada akhir Maret ini. Skuad Garuda dipastikan tidak akan diperkuat dua gelandang kreatifnya, dan , yang absen karena alasan berbeda. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi pelatih baru, , dalam meracik strategi terbaiknya.

Thom Haye dan Shayne Pattynama Terkena Sanksi FIFA

Thom Haye dipastikan absen dalam FIFA Series 2026 karena harus menjalani sanksi larangan bermain empat pertandingan dari FIFA. Hukuman ini dijatuhkan menyusul insiden protes keras yang dilakukannya kepada wasit setelah laga Timnas Indonesia melawan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Oktober 2025 lalu. Selain larangan bertanding, gelandang Persib Bandung ini juga dikenai denda sebesar 5.000 franc Swiss atau sekitar Rp108 juta. Sanksi tersebut membuat Haye tidak dapat memperkuat Timnas hingga Juni 2026, termasuk FIFA Series Maret dan FIFA Matchday Juni. Rekan setimnya, Shayne Pattynama, juga menerima sanksi serupa dan dipastikan absen.

Marselino Ferdinan dan Pilar Lain Didera Cedera

Sementara itu, Marselino Ferdinan, yang akrab disapa Marceng, harus menepi karena cedera hamstring yang belum pulih sepenuhnya. Pemain yang dipinjamkan ke AS Trencin ini baru saja menjalani operasi pada Desember 2025 dan diperkirakan baru bisa pulih pada awal April 2026. Absennya Marselino menambah daftar panjang pemain yang cedera. Beberapa pilar Timnas Indonesia lainnya yang juga harus absen karena masalah fisik antara lain Mees Hilgers (cedera ACL), Asnawi Mangkualam (cedera tendon Achilles dan telah menjalani operasi pada Januari 2026), serta Pratama Arhan (cedera meniskus lutut kanan dan baru dioperasi pada Februari 2026).

FIFA Series 2026: Debut John Herdman di Kandang Sendiri

FIFA Series 2026 akan menjadi panggung debut bagi John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, setelah ditunjuk PSSI pada Januari 2026 menggantikan Patrick Kluivert. Indonesia bertindak sebagai tuan rumah turnamen mini ini, yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 hingga 30 Maret 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret. Turnamen ini juga akan diikuti oleh Bulgaria dan Kepulauan Solomon, dengan pemenang semifinal akan melaju ke final pada 30 Maret.

Mencari Pengganti di Lini Tengah

Absennya Thom Haye dan Marselino Ferdinan, yang dikenal memiliki visi bermain tinggi dan kreativitas mumpuni, tentu mereduksi kekuatan lini tengah Timnas Indonesia. Pelatih Herdman kini dihadapkan pada tugas berat untuk menemukan pengganti yang sepadan. Beberapa nama telah muncul sebagai kandidat potensial. Untuk mengisi peran Thom Haye, Arkhan Fikri disebut-sebut memiliki gaya bermain serupa, yakni gelandang bertahan dengan kemampuan mengatur permainan dari kedalaman. Selain itu, ada juga nama Jordi Wehrmann, pemain naturalisasi yang pernah menjadi kapten Timnas Belanda U-20 dan telah tiba di Indonesia. Joey Verma, pemain diaspora baru, juga dipanggil oleh Herdman. Ricky Kambuaya dan Ivar Jenner juga bisa menjadi opsi, meskipun Jenner dinilai masih membutuhkan lebih banyak pengalaman di level senior.

Gelandang senior Marc Klok menyambut positif agenda FIFA Series ini sebagai momentum penting untuk membangun tim dan chemistry dengan staf kepelatihan baru. Klok menilai John Herdman adalah sosok profesional dengan ide dan strategi yang sangat baik, serta memprioritaskan tim di atas individu. Dengan badai absensi yang menerpa, FIFA Series 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad dan kemampuan adaptasi Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman.