Berita

Tronton Bermuatan Pipa Baja Nyaris Tabrak Pasutri di Flyover Ciputat, Sopir Terjepit

Advertisement

TANGERANG SELATAN – Sebuah truk tronton bermuatan pipa baja mengalami kecelakaan di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (8/1/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.15 WIB ini nyaris merenggut nyawa sepasang suami istri yang sedang melintas di belakang truk tersebut.

Awal Mula Kecelakaan

Menurut Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq, kecelakaan bermula ketika dua truk tronton berjalan beriringan di flyover Ciputat menuju Parung. Truk yang berada di depan, yang mengangkut material baja, tiba-tiba mengalami mogok di atas flyover.

“Sesampai di atas flyover itu, truk yang angkut material baja itu ngunci, jadi otomatis tidak terhindarkan tabrakan dengan truk di belakangnya,” jelas Bambang saat dihubungi, Kamis (8/1).

Sopir Tronton Terjepit dan Truk Mundur

Akibat tabrakan tersebut, truk tronton kedua yang berada di belakang menubruk truk di depannya. Sopir truk tronton kedua dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin kemudi dan telah berhasil dievakuasi.

Setelah bertabrakan, truk tronton kedua tersebut mulai berjalan mundur. Pada saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor yang ditumpangi pasangan suami istri berada tepat di belakang truk.

“Dia melihat truk itu tiba-tiba mundur lurus ke belakang, kemudian dia dan istrinya loncat dari motor, sehingga selamat,” ujar Bambang.

Truk tersebut baru berhenti setelah roda bagian belakangnya menabrak pembatas jalan, berhenti dalam posisi melintang di Flyover Ciputat yang mengarah ke Parung. Meskipun selamat, motor milik pasangan suami istri tersebut tergencet.

Kesaksian Mengerikan Pasutri

Imron Rosadi (43) dan istrinya, Rabi (38), menceritakan detik-detik menegangkan saat mereka nyaris menjadi korban. Saat itu, mereka sedang dalam perjalanan menuju Ciapus, Bogor.

Advertisement

“Awalnya pas mau naik Flyover Ciputat itu saya kira ada kecelakaan tronton dua itu,” kata Imron dalam video yang diperoleh detikcom, Kamis (8/1).

Merasakan ada yang tidak beres, Imron mengambil jarak ke kiri sekitar 200 meter di belakang truk tronton. Namun, suasana berubah mencekam ketika truk tronton bermuatan baja itu tiba-tiba bergerak mundur.

“Akhirnya saya ambil kiri dari jauh kira-kira 200 meter, ternyata bannya itu muter ke kiri semua. Nggak berapa lama truk itu mundur, sempat berhenti lalu langsung patah ke kiri,” jelasnya.

Truk tersebut terus meluncur mundur. Imron dan istrinya spontan naik ke atas pembatas jalan (guard rail) untuk menyelamatkan diri. Tak lama kemudian, bagian belakang truk menabrak motor Imron hingga terhimpit di antara pembatas jalan.

“Saya langsung angkat kaki kanan saya langsung naik ke pembatas itu. Saya tengok istri saya juga, saya suruh naik ke atas. Setelah itu langsung (truk) menghantam motor,” jelasnya.

Setelah selamat, Imron dan istrinya turun dari atas pembatas jalan melalui truk. Proses evakuasi truk tronton ini berlangsung hingga tengah hari dan menyebabkan kemacetan parah di jalur arah Parung. Petugas kepolisian mengalihkan arus lalu lintas melalui jalur bawah.

Advertisement