U23 Vietnam Hadapi Uji Coba Berat di Turnamen Empat Negara China, Fokus Regenerasi untuk ASIAD 2026

Tim Nasional memulai petualangan mereka di Turnamen Internasional Empat Negara yang berlangsung di Xi’an, Tiongkok, mulai Rabu, 25 Maret hingga 31 Maret 2026. Ajang ini menjadi panggung penting bagi skuad muda Vietnam untuk menguji kemampuan dan mematangkan persiapan menuju target jangka panjang, terutama Asian Games (ASIAD) 2026.

Uji Kekuatan di Tanah Tiongkok

Turnamen persahabatan ini mempertemukan empat tim U23 berkualitas dari kawasan Asia: tuan rumah U23 Tiongkok, U23 Vietnam, U23 Thailand, dan U23 Korea Utara. Mereka akan saling berhadapan dalam format round-robin untuk menentukan peringkat akhir. U23 Vietnam dijadwalkan melakoni pertandingan pembuka melawan U23 Korea Utara pada Rabu, 25 Maret pukul 14.00 waktu setempat. Selanjutnya, mereka akan menghadapi rival abadi di Asia Tenggara, U23 Thailand, pada 28 Maret pukul 14.00, sebelum menutup turnamen dengan menantang tuan rumah U23 Tiongkok pada 31 Maret pukul 18.35.

Asisten pelatih dipercaya memimpin tim U23 Vietnam dalam turnamen ini, mengingat pelatih kepala Kim Sang-sik memiliki komitmen dengan tim nasional senior. Dinh Hong Vinh, yang memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan pemain muda, diharapkan dapat memaksimalkan potensi para pemain di ajang ini. Dalam konferensi pers pra-turnamen, Dinh Hong Vinh menegaskan bahwa U23 Vietnam datang dengan orientasi yang jelas. “Ini adalah turnamen penting untuk mendapatkan pengalaman, memberikan kesempatan kepada tim untuk belajar dan mengumpulkan pengalaman saat menghadapi tim-tim kuat seperti U23 Tiongkok, Korea Utara, dan Thailand U23,” ujarnya.

Fokus Regenerasi dan Pembentukan Skuad ASIAD 2026

Meskipun hasil akhir tidak menjadi satu-satunya prioritas, tujuan utama U23 Vietnam di turnamen ini adalah membangun dan mengevaluasi generasi pemain berikutnya. Tim pelatih secara khusus memprioritaskan pemain kelahiran 2005 hingga 2007, sebagai persiapan untuk kampanye yang akan berlangsung pada September mendatang. Mayoritas skuad yang dibawa ke Tiongkok kali ini berusia 20-21 tahun, bahkan bisa dibilang merupakan tim U21 Vietnam, dengan banyak pemain yang baru pertama kali tampil di turnamen internasional level U23.

Meski demikian, tim tetap mempertahankan stabilitas dengan beberapa pemain berpengalaman yang pernah berkompetisi di turnamen Asia, seperti Nguyen Cong Phuong, Pham Dinh Hai, dan Cao Van Binh. Kehadiran dua pemain keturunan Vietnam dari luar negeri, Nguyen Vadim dan Tran Thanh Trung, juga menjadi sorotan, diharapkan dapat membawa angin segar bagi gaya permainan tim. Tim telah menjalani pemusatan latihan di Hanoi sejak 17 Maret, dan daftar 25 pemain resmi telah difinalisasi pada 23 Maret sebelum keberangkatan ke Tiongkok. Kondisi cuaca di Xi’an yang cukup dingin, sekitar 12 derajat Celcius, menjadi tantangan adaptasi tersendiri bagi para pemain.

Turnamen ini juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang Federasi Sepak Bola Vietnam untuk mengembangkan kekuatan penerus bagi tim nasional, sekaligus membidik target-target besar di masa depan. Sebelumnya, U23 Vietnam telah menunjukkan performa impresif dengan meraih tiket ke semifinal Kejuaraan Asia U23 AFC 2026 pada Januari lalu dan berhasil menjuarai Piala AFF U23 2025 setelah mengalahkan Indonesia 1-0 di final, menandai gelar regional ketiga berturut-turut mereka. Pelatih Kim Sang-sik sendiri telah membawa Vietnam meraih berbagai prestasi, termasuk juara Piala AFF 2025, Piala U23 2025, dan medali emas SEA Games 2025.