WASHINGTON D.C. – Tim basket putra unggulan kedua, UConn Huskies, berhasil mengamankan tempat di babak Elite Eight NCAA Tournament 2026 setelah menundukkan unggulan ketiga Michigan State Spartans dengan skor ketat 67-63. Pertandingan Sweet 16 yang berlangsung di Capital One Arena, Washington D.C., pada Jumat malam (27/3) waktu setempat, atau Sabtu pagi (28/3) WIB, menjadi panggung bagi para pemain veteran UConn untuk menunjukkan ketenangan di bawah tekanan.
Kemenangan ini mengantar Huskies menuju pertarungan sengit di Elite Eight melawan unggulan teratas, Duke Blue Devils, pada Minggu (30/3), dengan tiket menuju Final Four di Indianapolis menjadi taruhannya.
Awal Gemilang, Comeback Dramatis
UConn memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan, langsung tancap gas dan memimpin 25-6 dalam 10 menit pertama. Keunggulan Huskies bahkan sempat mencapai 19 poin, menunjukkan dominasi awal mereka atas Spartans. Namun, Michigan State, yang dilatih oleh Tom Izzo, tidak menyerah begitu saja. Mereka perlahan tapi pasti bangkit, memangkas defisit, dan bahkan berhasil membalikkan keadaan untuk memimpin 45-44 di pertengahan babak kedua.
Pelatih UConn, Dan Hurley, mengakui bahwa ia telah memperkirakan pertandingan yang ketat. “Kami tidak akan menang dengan mudah,” ujar Hurley, meskipun ia juga menambahkan, “meskipun itu akan menyenangkan.” Kebangkitan Michigan State membuat pertandingan berjalan sangat menegangkan hingga menit-menit akhir.
Peran Krusial Para Veteran
Dalam situasi genting tersebut, tiga pemain veteran UConn menjadi kunci kemenangan. Tarris Reed Jr., Alex Karaban, dan Solo Ball tampil gemilang dengan mencetak dua digit poin. Reed Jr. memimpin perolehan angka dengan 20 poin, ditambah 5 rebound dan 2 blok. Karaban menyumbang 17 poin, sementara Ball menambahkan 12 poin.
Meskipun UConn sempat kesulitan di awal dengan hanya memasukkan satu dari tujuh percobaan lemparan bebas pertama mereka, Reed Jr. menunjukkan ketenangan luar biasa di momen krusial. Sebagai pemain yang memiliki persentase lemparan bebas sekitar 59% musim ini, Reed Jr. berhasil memasukkan keempat percobaan lemparan bebasnya di menit terakhir. Dua lemparan bebasnya pada 44,8 detik tersisa membawa UConn unggul 63-60, dan dua lagi pada 4 detik terakhir memastikan kemenangan Huskies.
Karaban juga tak kalah penting. Ia mencetak tembakan tiga angka krusial saat waktu tersisa 1 menit 39 detik untuk memperlebar keunggulan menjadi empat poin. Kemudian, ia juga berhasil memasukkan dua lemparan bebas pada 22,5 detik terakhir, memberikan UConn keunggulan tiga poin. Penampilan Karaban yang tenang membuatnya disebut oleh Pelatih Hurley sebagai “pengaruh yang menenangkan bagi saya.”
Selain para pencetak angka, point guard veteran Malachi Smith juga memberikan kontribusi signifikan dari bangku cadangan. Meskipun hanya mencetak 3 poin, Smith tampil solid dalam 17 menit bermain dengan 7 assist dan 4 steal, menunjukkan peran defensifnya yang vital.
Kutipan Pelatih dan Tatapan ke Elite Eight
Pelatih Dan Hurley menekankan pentingnya pengalaman di turnamen seperti ini. “Anda harus memiliki pemain senior yang hebat, junior yang hebat, senior yang hebat, para veteran yang tidak akan berkedip dan bisa mengatasi tekanan momen, dan juga bisa bangkit kembali,” kata Hurley.
Di sisi lain, Pelatih Michigan State Tom Izzo memuji semangat juang timnya. “Berikan pujian kepada para pemain kami. Kami bangkit dan terus berjuang,” ujar Izzo. “Tujuan kami di babak kedua adalah bermain jauh lebih baik. Kami hanya sedikit kelelahan.” Izzo sebelumnya juga sempat mengungkapkan kekhawatirannya tentang turnover timnya menjelang pertandingan ini. “Akhir-akhir ini kami terlalu banyak melakukan turnover dan itu adalah satu-satunya kekhawatiran saya,” kata Izzo.
Kemenangan ini merupakan pertemuan kesembilan antara UConn dan Michigan State sepanjang sejarah, dan yang ketiga di NCAA Tournament. Kini, UConn Huskies akan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan berat berikutnya melawan Duke Blue Devils di babak Elite Eight, dalam upaya mereka meraih gelar juara nasional.