Ujian Hidup Mati Milomir Seslija: Persis Solo Bertekad Bangkit di Manahan Hadapi Persik Kediri

SOLO – Stadion Manahan akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara dan pada pekan ke-23 2025/2026, Minggu (1/3/2026) malam. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan ujian krusial bagi tuan rumah Persis Solo yang tengah berjuang keras keluar dari jurang degradasi.

Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, saat ini terdampar di dasar klasemen, menempati peringkat ke-18 dengan koleksi 13 poin dari 22 pertandingan yang telah dilakoni. Rentetan hasil minor, termasuk lebih dari 300 hari tanpa kemenangan di kandang, membuat tekanan semakin memuncak. Manajemen Persis bahkan telah memberikan ultimatum kepada pelatih atau yang akrab disapa Milo, untuk mengamankan enam poin dari dua laga berikutnya, termasuk kontra Persik Kediri. Posisi sang pelatih pun disebut-sebut berada di ujung tanduk.

Misi Bangkit di Kandang Sendiri

Milomir Seslija menyadari betul pentingnya laga ini. Ia menegaskan bahwa timnya membutuhkan kemenangan untuk memutus tren negatif dan memulai kebangkitan. “Kita membutuhkan satu pertandingan dengan hasil kemenangan untuk bisa memulai start yang bagus dan juga memulai rangkaian laga yang mungkin akan menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Milo. Meskipun demikian, pelatih asal Bosnia tersebut mengaku tidak tertekan dengan ultimatum yang ada. “Saya merasa tidak tertekan, tapi semua orang harus bilang objektif juga karena tim sudah melakukan progres tapi memang hasilnya belum datang,” tambahnya.

Semangat juang juga digaungkan oleh para pemain. Gelandang Persis Solo, Andrei Alba, memastikan kesiapan tim untuk bekerja lebih keras demi mengamankan tiga poin di Manahan. “Kita harus mengubah mentality, kita harus mengubah motivasi kita dan saya rasa kalau setelah pertandingan kita mendapatkan tiga poin ini akan bagus bagi kita untuk berubah,” tegas Alba. Persis Solo memang menunjukkan motivasi tinggi dan intensitas bermain yang cenderung tinggi dalam upaya keluar dari zona degradasi.

Persik Kediri Datang dengan Ambisi

Di sisi lain, Persik Kediri datang ke Solo dengan ambisi serupa untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan di beberapa laga terakhir. Macan Putih, yang kini berada di peringkat ke-12 dengan 26 poin dari 22 pertandingan, menargetkan kemenangan di laga tandang ini. Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menilai pertandingan melawan Persis Solo sangat krusial. “Bagi kami pertandingan melawan Persis Solo sangat penting. Kami datang ke sini untuk mencoba mendapatkan tiga poin, setelah dua pertandingan tak pernah menang,” kata Marcos Reina.

Persik Kediri sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan PSIM dan menelan kekalahan dramatis 3-4 saat menjamu Bhayangkara FC. Namun, mereka mendapat suntikan moral dengan kembalinya gelandang bertahan asal Spanyol, Imanol Garcia, yang bebas dari sanksi akumulasi kartu kuning. Kehadiran Imanol diharapkan memperkuat lini tengah Persik. Selain itu, kontribusi Jon Toral, eks pemain Arsenal yang mencatat dua gol dan dua assist dalam lima laga, juga menjadi sorotan.

Meski demikian, Persik harus kehilangan bek andalan Kiko Carneiro akibat kartu merah. Marcos Reina mengakui kerugian ini, namun optimistis dengan stok pemain yang ada. “Kiko Carneiro absen. Ini jelas kerugian. Namun, sisi positifnya, ini jadi kesempatan pemain lain untuk bermain melawan Persis Solo,” ujarnya.

Kondisi Skuad dan Rekor Pertemuan

Persis Solo menghadapi tantangan cedera pemain kunci. Febri Hariyadi dipastikan absen lama karena cedera ACL dan kemungkinan harus menjalani operasi. Striker asing baru, Jefferson Carioca, juga mengalami cedera sebelum sempat debut. Meski demikian, Laskar Sambernyawa telah merombak skuad di bursa transfer paruh musim dengan mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Miroslav Maricic, Dusan Mijic, dan Vukasin Vranes, yang didominasi pemain Eropa Timur.

Secara head-to-head, kedua tim memiliki rekor yang cukup berimbang. Dari tujuh pertemuan sebelumnya, Persis Solo dan Persik Kediri sama-sama meraih tiga kemenangan, dengan satu laga berakhir imbang. Pertemuan terakhir pada 27 Desember 2025 dimenangkan oleh Persik Kediri dengan skor 2-1.

Pertandingan yang akan disiarkan langsung di Indosiar dan Vidio ini diprediksi akan berjalan ketat sejak menit awal, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin krusial untuk memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2025/2026.

Informasi Pertandingan

  • Stadion: Manahan, Solo
  • Waktu: Minggu, 1 Maret 2026, 20.30 WIB
  • Siaran Langsung: Indosiar & Vidio