Kekalahan telak 1-4 Parma dari Torino pada 13 Maret 2026 lalu kembali menyoroti posisi penjaga gawang utama tim berjuluk Gialloblu tersebut. Zion Suzuki, kiper muda asal Jepang yang menjadi pilihan utama dalam laga tersebut, kini menghadapi tekanan yang semakin besar di tengah performa impresif rekan setimnya, Edoardo Corvi, di ajang Serie A 2025/2026.
Suzuki, yang didatangkan Parma dengan kontrak lima tahun pada 15 Juli 2024, diharapkan menjadi pilar penting setelah Parma promosi ke Serie A sebagai juara Serie B musim 2023-2024. Namun, di musim 2025/2026 ini, penampilannya masih belum stabil. Tercatat, dalam 12 pertandingan Serie A yang ia lakoni, Suzuki telah kebobolan 18 gol dan hanya mencatatkan 3 clean sheet.
Di sisi lain, Edoardo Corvi, kiper jebolan akademi Parma, menunjukkan grafik performa yang menanjak. Corvi baru saja memperpanjang kontraknya dengan Parma hingga 30 Juni 2029, dengan opsi perpanjangan hingga 2030, pada 20 Februari 2026. Ia melakoni debutnya di Serie A pada 23 November 2025 melawan Hellas Verona. Musim ini, Corvi bahkan telah bermain dalam 16 pertandingan Serie A, lebih banyak dari Suzuki, dengan catatan kebobolan 18 gol. Statistiknya menunjukkan rata-rata kebobolan 1.13 gol per 90 menit dengan persentase penyelamatan mencapai 74.6%, mengindikasikan kontribusi signifikan bagi tim.
Direktur Olahraga Parma, Mauro Pederzoli, pada Juli 2024 sempat mengungkapkan ambisi klub saat merekrut Suzuki. “Kami mengejarnya [Suzuki] dengan kuat, tetapi itu adalah negosiasi yang panjang dan rumit. Ada banyak minat di sekitar Zion, dan dia sangat dicari,” ujar Pederzoli. Sementara itu, Corvi sendiri menyatakan kebanggaannya atas perpanjangan kontraknya. “Hari ini adalah hari yang istimewa bagi saya. Memperpanjang kontrak saya dengan Parma adalah sumber kebanggaan dan, di atas segalanya, tanggung jawab,” kata Corvi.
Parma, yang saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen Serie A dengan 34 poin di bawah asuhan pelatih Carlos Cuesta, memiliki rata-rata kebobolan 1.24 gol per pertandingan. Persaingan sehat di bawah mistar gawang antara Zion Suzuki, yang memiliki nilai pasar tinggi dan sempat dikaitkan dengan klub-klub Premier League seperti Manchester United, dan Edoardo Corvi, yang merupakan produk asli klub dengan performa stabil, akan menjadi kunci bagi Parma untuk mengarungi sisa musim ini.