Usai Ukir Sejarah di Brasil, Veda Ega Pratama Optimistis Tatap Moto3 GP Amerika Serikat 2026

Pembalap muda kebanggaan Indonesia, , tengah diliputi optimisme tinggi menjelang seri ketiga musim 2026, Grand Prix Amerika Serikat. Kepercayaan diri rider berusia 17 tahun ini melambung setelah berhasil mengukir sejarah dengan meraih podium ketiga pada seri sebelumnya di Brasil.

Veda Ega Pratama menjadi pembalap Indonesia pertama yang sukses menembus podium kejuaraan dunia Moto3, serta menjadi yang pertama meraih posisi tiga besar dalam balapan FIM World Championship Grand Prix. Pencapaian gemilang ini diraihnya pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiana, Brasil, Minggu, 22 Maret 2026.

Meski berstatus rookie di Moto3 musim ini dan tergabung dalam , Veda menunjukkan adaptasi luar biasa. Pada balapan pembuka di Buriram, Thailand, ia finis di posisi kelima, sebelum kemudian mencetak sejarah di Brasil. Perjalanan menuju podium di Brasil tidaklah mudah. Memulai balapan dari posisi keempat, Veda sempat tercecer hingga urutan ke-10. Namun, insiden bendera merah (red flag) pada lap ke-15 menjadi titik balik. Setelah start ulang dengan lima putaran tersisa, Veda bangkit dan berhasil menyalip Alvaro Carpe di lap terakhir untuk mengamankan posisi ketiga.

Menanggapi balapan di Amerika Serikat yang akan digelar di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas, pada 27-30 Maret 2026, Veda mengakui sirkuit tersebut merupakan pengalaman baru baginya. Namun, ia siap beradaptasi cepat demi meraih hasil maksimal. “Sirkuit itu baru bagi saya. Namun, saya akan terus belajar dan melakukan yang terbaik,” ujar Veda pada Selasa (24/3/2026).

Pencapaian di Brasil melampaui ekspektasi awal dan memberikan keyakinan baru bagi pembalap asal Gunungkidul ini. “Kini saya tahu bahwa saya mampu bertarung di baris depan. Jadi, saya mau lebih,” tutur runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 sekaligus juara Asia Talent Cup 2023 ini. Media internasional, termasuk dari Italia seperti Corsedimoto dan Eurosport Italia, turut menyoroti performa Veda, menjulukinya sebagai “rookie sensasional” dan “kejutan besar musim ini” berkat karakter balapnya yang agresif.

Veda Ega Pratama saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 27 poin, hanya terpaut satu angka dari Marco Morelli di posisi kedua. Ia menekankan bahwa semua pencapaiannya tidak lepas dari dukungan penuh tim dan masyarakat Indonesia. “Tim melakukan pekerjaan yang sangat baik sehingga semuanya berjalan lancar. Saya sangat bangga dengan hasil di Brasil, pencapaian terbesar saya sejauh ini. Terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia untuk semua dukungannya,” katanya.

Keberhasilan Veda juga disambut antusias di Tanah Air. Ia menerima bonus berupa uang tunai Rp25 juta dan sebuah mobil dari pengusaha Gilang Widya Pramana atau Juragan 99. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, juga menyampaikan apresiasinya. Bahkan, Honda Team Asia menjuluki Veda sebagai “Boeing 954 Pratama Airlines” sebagai bentuk pujian atas performa luar biasanya.

Bagi penggemar balap di Indonesia, balapan Moto3 dapat disaksikan melalui layanan streaming Vidio atau SPOTV, mengingat Trans7 belum menayangkan langsung kategori Moto3 di dua seri awal.