Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencetak sejarah dalam debutnya di ajang Moto3 Thailand 2026. Tampil penuh drama di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Veda sukses mengamankan posisi kelima pada balapan yang berlangsung Minggu, 1 Maret 2026.
Pencapaian ini menjadi sorotan mengingat Veda merupakan seorang debutan di kelas Moto3, langsung bersaing di barisan depan dan meraih poin penting. Hasil ini membuktikan talenta luar biasa pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut.
Perjalanan Dramatis Sejak Kualifikasi
Sejak sesi kualifikasi, Veda Ega Pratama sudah menunjukkan taringnya. Ia berhasil mengamankan posisi start kelima (P5) untuk balapan utama, sebuah prestasi yang melampaui ekspektasi banyak pihak. Bahkan, dalam sesi Q2, Veda sempat memimpin papan waktu untuk beberapa saat, menandakan bahwa ia tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga untuk bersaing di level tertinggi.
Pada balapan yang berlangsung selama 19 lap, Veda yang tergabung dalam Honda Team Asia, harus bekerja keras sejak awal untuk memperkecil jarak dengan empat pembalap terdepan. Pertarungan sengit memperebutkan podium terjadi sepanjang balapan, dengan Veda bergabung dalam perebutan posisi terdepan pada lap keenam.
Meski belum berhasil mengamankan tempat di podium, Veda finis di urutan kelima dengan selisih waktu 9,723 detik dari pemimpin balapan. Kemenangan di Moto3 Thailand 2026 sendiri diraih oleh David Almansa, yang berhasil mengalahkan Max Quiles dalam pertarungan ketat hingga lap terakhir.
Poin Perdana dan Prospek Cerah
Finis di posisi kelima memberikan Veda Ega Pratama 11 poin pertamanya di kelas Moto3. Dengan raihan ini, Veda langsung menempati posisi kelima dalam klasemen sementara, hanya terpaut 14 poin dari David Almansa yang memimpin.
Debut sensasional ini menambah daftar panjang prestasi Veda. Sebelum menapaki karier di kelas dunia, ia telah mengantongi gelar juara Asia Talent Cup 2023, menjadikannya orang Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut. Veda Ega Pratama merupakan putra dari Darmono, mantan pembalap yang kini menjadi pengusaha, dan bakatnya telah didukung penuh sejak berlatih di sirkuit Pasar Sapi, Yogyakarta.
Pencapaian Veda di Moto3 Thailand 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki aset balap yang sangat menjanjikan di kancah internasional, membuka harapan akan lebih banyak prestasi di masa depan.