VfB Stuttgart telah mengamankan tempat mereka di babak 16 besar Liga Europa UEFA musim 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah tim Bundesliga tersebut menunjukkan performa superior atas wakil Skotlandia, Celtic, dalam dua leg pertandingan play-off.
Pada leg pertama yang berlangsung di Celtic Park, Glasgow, pada 19 Februari 2026, VfB Stuttgart berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 4-1. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Die Schwaben, julukan Stuttgart, untuk menatap leg kedua dengan percaya diri tinggi.
Dalam laga tandang tersebut, gol-gol Stuttgart dicetak oleh Bilal El Khannouss yang memborong dua gol pada menit ke-15 dan ke-28. Jamie Leweling turut menyumbangkan gol pada menit ke-57, diikuti oleh gol Tiago Tomas di menit 90+3. Sementara itu, Celtic hanya mampu membalas satu gol melalui Benjamin Nygren pada menit ke-21.
Pertandingan leg pertama sempat diwarnai insiden pelemparan bola tenis ke lapangan oleh suporter Celtic sebagai bentuk protes, yang menyebabkan laga tertunda sesaat setelah kick-off. [cite: 23 dari pencarian sebelumnya] Manajer Celtic, Martin O’Neill, yang pada malam itu menjalani pertandingan ke-1.000 dalam karier manajerialnya, membela kipernya, Kasper Schmeichel, meskipun timnya kebobolan gol-gol yang ia sebut “lunak”. [cite: 3, 17 dari pencarian sebelumnya]
Menjelang leg kedua yang dimainkan pada Jumat dini hari, 27 Februari 2026, di MHPArena, Stuttgart, tim asuhan Sebastian Hoeness berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang atau bahkan kekalahan dengan selisih maksimal dua gol untuk memastikan tiket ke babak 16 besar. Pelatih Sebastian Hoeness sebelumnya telah mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah. “Kami ingin memastikan semuanya pekan depan dan melaju ke babak berikutnya. Akan tetapi, saat ini kami tidak akan membuat kesalahan dengan berpikir bahwa semuanya sudah selesai,” ujar Hoeness, dikutip dari laman resmi Stuttgart. [cite: 27, 28 dari pencarian sebelumnya]
Di sisi lain, Celtic menghadapi misi yang sangat berat untuk membalikkan defisit tiga gol di kandang lawan, mengingat rekor tandang mereka di Jerman dalam kompetisi Eropa yang kurang memuaskan. Meskipun demikian, striker Celtic, Tomas Cvancara, sempat menyatakan optimisme. “Ini belum berakhir. Kami masih di Eropa, dan kami harus memberikan segalanya di lapangan untuk tetap di kompetisi,” kata Cvancara. [cite: 30 dari pencarian sebelumnya]
Dengan keunggulan agregat yang signifikan, VfB Stuttgart dipastikan melangkah ke babak selanjutnya. Para penggemar sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan cuplikan gol dan tayangan ulang pertandingan Liga Europa secara eksklusif melalui layanan live streaming Vidio, yang merupakan pemegang hak siar resmi UEFA Europa League. [cite: 9, 13, 16, 24 dari pencarian sebelumnya]