Sejumlah bintang televisi dan figur publik, termasuk Vicky Pattison, Laura Anderson, dan Arabella Chi, dilaporkan terjebak di Dubai menyusul eskalasi serangan rudal Iran di Timur Tengah yang memicu penutupan wilayah udara dan pembatalan penerbangan massal pada Sabtu, 28 Februari 2026. Situasi ini menciptakan kekhawatiran di kalangan wisatawan dan penduduk setempat, dengan Bandara Internasional Dubai (DXB) menghentikan seluruh operasionalnya hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Vicky Pattison, bintang reality show dan pemenang ‘I’m A Celebrity…Get Me Out Of Here’, bersama suaminya Ercan Ramadan, seharusnya terbang ke Sydney namun penerbangan mereka dibatalkan. Melalui unggahan di Instagram, Pattison mengonfirmasi bahwa mereka “aman dan berusaha tetap tenang” di hotel mereka. Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi yang “menakutkan” dan banyaknya video yang beredar di media sosial. “Ercan dan saya seharusnya terbang ke Sydney malam ini. Tapi seperti banyak orang lain, penerbangan kami dibatalkan dan kami sekarang secara efektif terjebak di Dubai,” ungkap Pattison.
Bintang ‘Love Island’, Laura Anderson, juga turut terjebak di Dubai bersama putrinya yang berusia dua tahun, Bonnie. Ia meyakinkan para penggemar bahwa mereka “baik-baik saja” meskipun menghadapi situasi yang “mengerikan”. Sementara itu, rekan sesama bintang ‘Love Island’, Arabella Chi, yang juga berada di Dubai, membagikan pesan singkat di Instagram, “Teman-teman Dubai. Masa-masa menakutkan. Tetap aman.” Sosialita Israel, Hofit Golan, bahkan sempat merekam video roket dan ledakan dari balkon hotelnya di Palm Jumeirah, Dubai, sesaat setelah ia tiba. “Setelah diberi pengarahan dari penerbangan saya saat langit tertutup di atas kami. Saya pulang untuk melihat Palm dipenuhi asap! Saya bisa melihat roket dan ledakan dari balkon saya!” tulis Golan di Instagram.
Dampak konflik ini tidak hanya menimpa selebriti Barat. Aktris India Sonal Chauhan juga terjebak di Dubai dan mengajukan permohonan bantuan kepada Perdana Menteri India Narendra Modi melalui media sosial. “Yang Terhormat PM @Narendramodi ji, saya saat ini terjebak di Dubai di tengah krisis yang sedang berlangsung. Penerbangan telah dibatalkan dan tidak ada cara yang jelas untuk kembali ke India,” tulis Chauhan. Atlet bulu tangkis peraih medali Olimpiade, PV Sindhu, juga dilaporkan terdampar di Bandara Dubai, membagikan video terminal yang padat dengan keterangan, “Semua penerbangan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.” Penyanyi Biju Narayanan juga mengalami nasib serupa, menceritakan bagaimana ia dan ratusan penumpang lain terpaksa turun dari pesawat setelah satu setengah jam menunggu. Bahkan, Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, beserta keluarganya juga dilaporkan terjebak di kota tersebut.
Eskalasi konflik di Timur Tengah dipicu oleh serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel terhadap sasaran di Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan meluncurkan rudal ke berbagai wilayah, termasuk Uni Emirat Arab. Laporan menyebutkan adanya serangan rudal yang menghantam Palm Jumeirah dan insiden kebakaran di Burj Al Arab, serta empat orang terluka di Bandara Dubai. Wilayah udara di atas Israel, Iran, Irak, Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab ditutup, menyebabkan lebih dari 700 penerbangan masuk dan keluar dari Bandara Internasional Dubai dibatalkan. Maskapai besar seperti Emirates, flydubai, Air India, Qatar Airways, dan Etihad telah menangguhkan atau mengubah rute penerbangan mereka.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi telah mengeluarkan imbauan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) di UEA untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi pergerakan, dan menghindari lokasi yang berpotensi terdampak konflik. Pemerintah Inggris juga menyarankan warganya untuk segera mencari perlindungan dan menghindari semua perjalanan. Situasi keamanan yang memanas ini terus dipantau oleh otoritas setempat dan internasional, dengan ketidakpastian kapan operasional penerbangan akan kembali normal.