Berita

Viral Pungli di Kota Tua, Pemprov DKI dan Polisi Janjikan Tindakan Tegas

Advertisement

Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan aksi pungutan liar (pungli) di sekitar kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, menjadi viral di media sosial sejak Sabtu (7/2) lalu. Dalam video tersebut, tampak dua orang menjaga sebuah jalan yang ditutup beton. Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat mengantre dan membayar sejumlah uang untuk dapat melintas. Pengendara yang tidak membayar diadang oleh kedua orang tersebut.

Polisi Akan Lakukan Pembinaan

Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolsek Metro Tamansari AKBP Riyanto menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan pembinaan terhadap para pelaku.

“Akan kamu cek dan tindaklanjuti, nanti kita lakukan pembinaan di Polsek terhadap orang tersebut apabila dalam pengecekan masih ada,” ujar Riyanto. Ia menambahkan bahwa pembinaan ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Riyanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya mencari keberadaan orang-orang dalam video tersebut. “Pasti kita lakukan pembinaan agar tidak melakukan hal tersebut lagi. Tapi setelah dicek pagi ini masih kosong, kita tunggu sampai mereka datang, baru kita lakukan pembinaan,” pungkasnya. Ia juga menambahkan, “Pelaku nggak ada, sudah kita tungguin. Mereka kucing-kucingan.”

Selain itu, Riyanto memastikan bahwa road barrier atau penghalang jalan yang sebelumnya dibuka tutup oleh pelaku pungli kini telah ditutup. “Sudah (dicek), kita juga sudah tutup,” kata Riyanto pada Sabtu (7/2). Ia juga menempatkan anggota di sekitar lokasi untuk berjaga.

Advertisement

“Kemarin karena ada pengalihan arus, sempat dibuka,” jelasnya mengenai alasan road barrier sempat dibuka.

Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi untuk Pungli

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut angkat bicara mengenai aksi pungli yang terekam video tersebut. Ia menegaskan akan menindak tegas para pelaku.

“Siapa pun yang melakukan pungli dan kemudian terbukti, saya akan bebas tugaskan di tempat itu,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (8/2).

Pramono menekankan bahwa tidak ada toleransi sedikit pun terhadap praktik pungli di ibu kota. “Enggak kompromi lagi dengan hal-hal seperti ini karena Jakarta harus dibangun dengan komitmen,” tegasnya.

Advertisement