Virgil van Dijk: “Tak Pernah Pertanyakan Fans Liverpool” Usai Kemenangan Krusial Liga Champions

virgil van dijk, liverpool fc, liga champions, suporter, arne slot

Kapten Liverpool, , dengan tegas membantah anggapan adanya keretakan hubungan antara tim dan para di tengah musim 2025/2026 yang penuh tantangan. Penegasan ini disampaikan Van Dijk menyusul kemenangan telak 4-0 atas Galatasaray di leg kedua babak 16 besar pada Rabu (18/3/2026) waktu setempat, yang mengantar The Reds melaju ke perempat final.

Kemenangan impresif di Anfield tersebut menjadi respons penting setelah performa Liverpool yang inkonsisten musim ini. Sebelumnya, sorakan kekecewaan sempat terdengar dari tribun Anfield usai hasil imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur pada 15 Maret 2026. Bahkan, gelandang Dominik Szoboszlai mengakui tim terpengaruh oleh suporter yang meninggalkan stadion lebih awal.

Menanggapi kritik dan spekulasi yang beredar, Van Dijk menegaskan bahwa ikatan antara tim asuhan dan Kop tetap utuh. “Dalam semua tahun saya di Liverpool, saya tidak pernah mempertanyakan mereka dan saya masih tidak melakukannya,” ujar Van Dijk dengan nada tegas. Ia menambahkan bahwa kemenangan atas Galatasaray adalah bukti nyata dari apa yang bisa mereka raih jika tetap bersatu.

Bek tengah asal Belanda itu tidak menampik adanya rasa frustrasi di kalangan penggemar. “Ada alasan mengapa ada frustrasi musim ini karena kami memiliki musim yang luar biasa tahun lalu,” jelasnya, merujuk pada keberhasilan Liverpool meraih gelar Premier League pada musim 2024/2025. Namun, ia menekankan bahwa musim ini diwarnai “banyak pasang surut” dan “frustrasi karena kami ingin tampil setiap tiga atau empat hari.”

Van Dijk juga menyoroti pentingnya peran bersama antara pemain dan suporter. “Ini adalah kombinasi dari performa dan para penggemar; mereka memainkan peran besar dalam hal itu,” katanya. “Para penggemar mungkin bisa mengatakan jika kami menampilkan itu setiap minggu di lapangan maka tidak ada masalah dan kami bisa mengatakan jika para penggemar membawa itu setiap tiga atau empat hari maka tidak ada masalah juga. Ini tentang melakukannya bersama.”

Sebagai kapten, Van Dijk juga mengambil tanggung jawab penuh atas performa tim. “Musim ini sebagai pemain kami mengambil tanggung jawab penuh atas banyak penampilan ketika kami belum cukup baik,” tegasnya. Sebelumnya, pada Januari 2026, Van Dijk juga sempat menyatakan ketidaksukaannya terhadap cemoohan dari penggemar sendiri setelah hasil imbang melawan Burnley, menyerukan dukungan di masa sulit. Bahkan pada November 2025, setelah kekalahan telak 4-1 dari PSV Eindhoven di Liga Champions, ia sempat mengirimkan pesan emosional kepada suporter, menyerukan persatuan dan ketahanan, dengan mengatakan “Kami menolak membiarkan ini mendefinisikan kami” dan “Kami membutuhkan Anda lebih dari sebelumnya!”

Musim 2025/2026 memang menjadi periode yang menantang bagi Liverpool. Saat ini, mereka berada di posisi kelima klasemen Premier League. Meskipun demikian, mereka berhasil mencapai perempat final Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain. Penyerang Hugo Ekitike menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan 17 gol di semua kompetisi, sementara Mohamed Salah mencetak gol ke-50 di Liga Champions saat melawan Galatasaray.

Di tengah inkonsistensi tim, Dominik Szoboszlai muncul sebagai salah satu pemain paling konsisten dan terbaik Liverpool musim ini. Virgil van Dijk bahkan melihat kualitas kepemimpinan dalam diri Szoboszlai dan percaya gelandang berusia 25 tahun itu memiliki potensi untuk menjadi kapten Liverpool di masa depan.