Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, turut hadir dalam acara yasinan dan doa bersama untuk mengenang wafatnya mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode, Ir. H. Alex Noerdin. Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terakhir bagi tokoh yang berpulang pada Rabu, 25 Februari 2026, di usia 75 tahun.
Alex Noerdin menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 13.30 WIB di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif. Kabar duka ini menyelimuti masyarakat Sumatera Selatan, mengingat rekam jejak panjang Alex Noerdin dalam memimpin daerah tersebut.
Rangkaian doa dan yasinan telah digelar sejak malam wafatnya Alex Noerdin. Pada Rabu malam, 25 Februari 2026, ratusan pelayat memadati rumah duka di Palembang untuk mengikuti yasinan dan doa bersama. Kemudian, pada Kamis, 26 Februari 2026, setelah jenazah tiba di Palembang dari Jakarta, keluarga kembali menggelar yasinan sebelum disalatkan di Masjid Agung Palembang dan dimakamkan di TPU Keluarga Kebun Bunga. Acara yasinan dan doa bersama juga kembali dilaksanakan pada Jumat sore, 27 Februari 2026, menandai hari ketiga wafatnya almarhum.
Kehadiran Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian dalam salah satu momen yasinan ini menunjukkan penghormatan pemerintah daerah terhadap jasa-jasa almarhum. Netta Indian sendiri dilantik sebagai Wakil Bupati Banyuasin pada 20 Februari 2025, mendampingi Bupati Askolani Jasi, setelah memenangkan Pemilihan Kepala Daerah 2024.
Semasa hidupnya, Alex Noerdin dikenal sebagai sosok yang membawa banyak kemajuan bagi Sumatera Selatan. Ia menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin selama dua periode (2001-2008) sebelum kemudian memimpin Provinsi Sumatera Selatan sebagai Gubernur selama dua periode pula (2008-2018). Berbagai program pembangunan infrastruktur, peningkatan eksposur daerah di kancah nasional dan internasional, serta inisiatif pendidikan dan kesehatan gratis menjadi beberapa warisan pentingnya.
Di tengah suasana duka ini, nama istri almarhum, Sri Eliza, juga sempat menjadi perhatian publik. Sri Eliza, yang merupakan ibu dari Dodi Reza Alex Noerdin, sebelumnya pernah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap yang menjerat putranya pada tahun 2021 dan 2022. Perhatian publik terhadap keluarga almarhum Alex Noerdin, termasuk sang istri, menjadi cerminan dari jejak panjang dan pengaruh yang ditinggalkan oleh mantan pemimpin tersebut.
Kepergian Alex Noerdin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat Sumatera Selatan yang mengenang dedikasinya dalam membangun daerah.