Waktu Berbuka Puasa Banjarmasin 21 Februari 2026 Pukul 18:44 WITA, Masuki Hari Ketiga Ramadan

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771672097

Umat Muslim di Kota , Kalimantan Selatan, hari ini, Sabtu , akan menunaikan ibadah berbuka puasa pada pukul 18:44 WITA. Waktu Maghrib ini menandai berakhirnya puasa hari ketiga Ramadan 1447 Hijriah, sebuah momen yang banyak dinantikan dan menjadi topik hangat di kalangan masyarakat setempat.

Jadwal berbuka puasa ini merujuk pada data resmi yang dikeluarkan oleh (Kemenag) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam). Informasi akurat ini penting bagi umat Islam untuk memastikan ketepatan waktu dalam menjalankan ibadah puasa.

Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah oleh pemerintah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, di mana data hisab menunjukkan posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Oleh karena itu, bulan Syaban 1447 H digenapkan menjadi 30 hari atau yang dikenal dengan istilah *istikmal*.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan perhitungan hisab yang komprehensif. Adanya perbedaan penetapan awal Ramadan ini diimbau oleh Kementerian Agama agar tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan sebagai kekayaan dan mozaik indah bangsa Indonesia.

Selain waktu Maghrib, Kemenag juga merilis jadwal salat dan imsakiyah lengkap untuk Banjarmasin pada 21 Februari 2026. Waktu Imsak tercatat pada pukul 05:03 WITA, disusul Subuh pada 05:13 WITA. Kemudian, waktu Dzuhur jatuh pada 12:39 WITA, Ashar pada 15:51 WITA, dan Isya pada 19:54 WITA. Waktu imsak sendiri ditetapkan 10 menit sebelum adzan Subuh sebagai bentuk kehati-hatian dalam memulai puasa.

Selama bulan suci ini, masyarakat Banjarmasin kerap memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa atau *ngabuburit* di berbagai lokasi, salah satunya di Siring Sungai Martapura yang menjadi ikon kota. Masjid Raya Sabilal Muhtadin juga menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan yang ramai dikunjungi untuk berbuka puasa bersama dan salat Tarawih.

Umat Muslim diwajibkan membaca niat puasa sebelum fajar dan dianjurkan untuk menyegerakan berbuka sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur. Doa berbuka puasa menjadi penutup ibadah harian yang penuh berkah.

Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap momentum Ramadan 1447 H ini dapat menjadi simbol kebersamaan umat Islam serta mencerminkan persatuan bangsa. Ia juga mengimbau agar umat Islam meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan kepedulian sosial.