Bogor – Seorang wanita berinisial UD (49) menjadi korban aksi begal sadis di Jalan Raya Haji Mawi, Parung, Bogor, Jawa Barat. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku menganiaya korban hingga mengalami luka di wajahnya setelah korban berusaha mempertahankan motornya.
Polisi Lakukan Penyelidikan Ciri-ciri Pelaku
Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah menyatakan bahwa Unit Reskrim Polsek Parung saat ini tengah mendalami kasus tersebut. Pihaknya tengah mengumpulkan keterangan saksi dan mengumpulkan ciri-ciri pelaku untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku.
“Saat ini, Unit Reskrim Polsek Parung tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pengumpulan keterangan saksi-saksi, pendalaman ciri-ciri pelaku, serta langkah-langkah kepolisian lainnya guna mengungkap dan menangkap para pelaku,” ujar Kompol Maman Firmansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/2/2026).
Imbauan Waspada dan Lapor
Kompol Maman juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada jam-jam rawan. Ia menekankan pentingnya tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat beraktivitas pada jam-jam rawan. Tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Segera melapor ke pihak Kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” tuturnya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan polisi, korban Udiyati (49) sempat melakukan perlawanan ketika para pelaku memaksa meminta kunci kendaraannya. Aksi perlawanan tersebut justru membuat pelaku melakukan kekerasan fisik.
“Para pelaku sempat meminta kunci kendaraan korban, karena korban melakukan perlawanan, pelaku melakukan kekerasan (pemukulan) yang mengakibatkan korban mengalami luka sobek di bagian pelipis serta memar di bagian bibir,” jelas Kompol Maman.
Akibat penganiayaan tersebut, korban UD kemudian dibawa oleh keluarganya ke Puskesmas Parung untuk mendapatkan perawatan medis.






