Jakarta – Hujan yang mengguyur kawasan Jakarta dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan munculnya sejumlah lubang di berbagai ruas jalan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengendara, terutama saat melintas.
Pantauan detikcom pada Minggu (8/2/2026) di sepanjang Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jalan Wolter Monginsidi, hingga Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, mendapati adanya berbagai lubang di badan jalan. Kedalaman lubang tersebut bervariasi, mulai dari pengelupasan aspal ringan hingga lubang yang cukup dalam hingga mampu menampung air.
Para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, sangat disarankan untuk mengurangi kecepatan guna menghindari potensi kecelakaan akibat menghantam lubang secara tiba-tiba. Salah satu titik yang cukup mengkhawatirkan terlihat di Jalan Wolter Monginsidi, di mana laju kendaraan terpaksa melambat akibat kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang.
Di beberapa area, terlihat upaya penutupan lubang dengan menggunakan pasir, namun kondisi jalan yang tidak rata tetap menjadi perhatian.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berupaya menangani hampir 6.000 titik jalan berlubang di seluruh Ibu Kota. Ia menegaskan bahwa penanganan ini akan segera dilakukan.
Penanganan Sementara dan Permanen
“Untuk jalan berlubang, kemarin sebenarnya kita ingin menunggu sampai curah hujan turun. Tapi dalam rapat terakhir saya sudah memerintahkan semua jalan berlubang untuk segera ditangani,” ujar Pramono di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1).
Pramono menjelaskan bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara. Perbaikan secara permanen baru akan dilaksanakan setelah intensitas hujan di Jakarta menurun.
“Penanganannya sekarang ini memang sementara. Begitu nanti hujannya sudah tidak seperti sekarang, kita akan lakukan perbaikan secara permanen,” jelasnya.
Dinas Bina Marga DKI Jakarta sendiri telah melakukan pendataan dan penanganan di berbagai ruas jalan. Dari data yang dihimpun, tercatat hampir 6.000 lubang jalan telah mendapatkan penanganan sementara.
“Dinas Bina Marga sudah menangani hampir 6.000 lubang yang ada di Jakarta. Itu sudah kami hitung,” ungkapnya.






