WNA Amerika Dikeroyok di Batam Akibat Cekcok Grab, Satu Pelaku Ditangkap

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat berinisial DJ menjadi korban di , Kepulauan Riau, pada Rabu dini hari, 25 Februari 2026. Insiden kekerasan ini dipicu oleh perselisihan terkait pesanan taksi daring atau . Pihak kepolisian telah berhasil mengamankan satu pelaku berinisial AA (24) yang diduga merupakan sopir taksi daring tersebut.

Kronologi Kejadian Berawal dari Adu Mulut

Menurut Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu M. Brata Ul Usna, peristiwa pengeroyokan terjadi sekitar pukul 02.40 WIB di depan Cafe One Spot & Lounge, Komplek Wiramustika, Sei Jodoh, Batu Ampar, Batam. Kejadian bermula saat korban DJ dan seorang rekannya memesan layanan taksi daring. Namun, melalui sambungan telepon aplikasi, sopir taksi daring tersebut diduga melontarkan kata-kata kasar kepada korban.

Situasi semakin memanas ketika sopir tiba di lokasi penjemputan. Sopir disebut turun dari kendaraannya dalam kondisi emosi dan langsung mencoba menyerang korban. Rekan korban yang berada di lokasi berusaha melerai pertikaian tersebut. Namun, tak berselang lama, rekan-rekan pelaku turut menghampiri dan ikut mengeroyok korban.

Korban Alami Luka-luka, Satu Pelaku DPO

Akibat pengeroyokan tersebut, WNA berinisial DJ mengalami luka memar di kedua tangan dan siku. Sementara itu, rekan korban yang berupaya melerai juga mengalami luka bengkak di pipi, robek di bibir, serta luka di tangan dan kaki.

Setelah insiden tersebut, korban dan rekannya segera membuat laporan ke Polsek Batu Ampar. Menindaklanjuti laporan, tim gabungan dari Polsek Batu Ampar dan Jatanras Polda Kepri segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Berbekal bukti yang terkumpul, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku berinisial AA (24) pada Kamis, 26 Februari 2026, di kawasan indekos Kampung Pelita, Lubuk Baja. Petugas juga menyita satu helai jaket hoodie abu-abu yang digunakan pelaku saat kejadian sebagai barang bukti.

Meski satu pelaku telah diamankan, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam pengeroyokan ini, yang diketahui berinisial YSR. Kapolsek Batu Ampar, Amru Abdullah, juga membenarkan adanya laporan dugaan pengeroyokan ini dan menyatakan penyelidikan masih terus berlangsung.