Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sebuah laboratorium narkoba ilegal yang beroperasi di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Laboratorium ini diduga memproduksi cairan vape obat keras yang mengandung etomidate, dengan bahan baku utama dikirim langsung dari India dan dikamuflase dalam pengiriman paket melalui udara.
Bahan Baku Impor dan Peran Warga Negara China
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ahmad David, menjelaskan bahwa bahan baku utama berupa cairan etomidate tersebut didatangkan dari India. “Dikirim dari India. Dikamuflase pengiriman paket lewat udara,” ujar Kombes Ahmad David saat dihubungi pada Selasa (13/1/2026).
Cairan etomidate ini rencananya akan digunakan untuk produksi vape atau rokok elektrik. Seorang warga negara China berinisial HW ditetapkan sebagai tersangka peracik utama dalam proses pembuatan cairan berbahaya tersebut.
Potensi Ribuan Cartridge Siap Edar
Laboratorium tersembunyi ini memiliki potensi untuk menghasilkan hingga 15 ribu cartridge pods vape yang mengandung etomidate. Namun, beruntung, pihak kepolisian berhasil menggagalkan operasi laboratorium tersebut sebelum sempat beroperasi dan mengedarkan produknya ke masyarakat.
“Alhamdulillah, sebelum lab ini sempat beroperasi dan menghasilkan produk untuk diedarkan, kami berhasil menggagalkannya,” ungkap Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit.
Kronologi Pengungkapan Kasus
Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi yang diterima oleh pihak Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Informasi tersebut mengenai adanya paket mencurigakan yang dikirim melalui jasa ekspedisi internasional. Paket tersebut diketahui berisi bahan narkotika beserta peralatan laboratorium yang ditujukan ke sebuah lobi apartemen di Pluit.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim kepolisian bergerak cepat. Pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, petugas berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial D dan HW di lokasi apartemen tersebut. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan paket FedEx yang berisi narkotika jenis etomidate seberat 100 gram, serta bahan kimia lain seperti SLS seberat 1 kilogram.