Asosiasi Tenis Wanita (WTA) secara aktif berupaya menciptakan apa yang mereka sebut sebagai ‘keseimbangan sempurna’ dalam perjalanan karier petenis muda Filipina, Alex Eala. Pendekatan strategis ini bertujuan untuk memastikan sang bintang tidak hanya tampil maksimal di lapangan, tetapi juga menjaga kebahagiaan dan kesejahteraannya di luar lapangan.
Alex Prior, Direktur Komunikasi Senior WTA, menjelaskan bahwa upaya ini melibatkan kerja sama erat dengan tim Eala. “Kami bekerja dengan timnya untuk memastikan dia berlatih, praktik, dan melakukan latihan fisiknya, sambil juga melakukan aktivitas penting lainnya,” ujar Prior. Ia menambahkan, “Pada akhirnya, dia tampil baik di lapangan dan dia sangat bahagia di luar lapangan. Itulah keseimbangan sempurna bagi kami.”
Eala, yang kini berusia 20 tahun, telah menorehkan sejarah sebagai petenis putri dengan peringkat tertinggi dari Filipina dan menjadi yang pertama memenangkan pertandingan babak utama Grand Slam di AS Terbuka tahun lalu. Ia berhasil menembus 100 besar dunia tahun lalu setelah mencapai semifinal Miami Open, bahkan mengalahkan petenis top seperti Iga Swiatek (peringkat 2) dan Madison Keys (peringkat 5). Peringkatnya sempat mencapai puncaknya di posisi 31 dunia pada Februari lalu, sebelum sedikit turun ke peringkat 32 per 2 Maret 2026.
WTA memiliki program pengembangan pemain (Player Development Programs/PDPs) dan aturan kelayakan usia (Age Eligibility Rule/AER) yang dirancang untuk memperkenalkan atlet muda ke tenis profesional secara bertahap. Program ini mencakup bimbingan, orientasi pemain, pelatihan media, dan edukasi bagi tim pendukung, semuanya demi mempromosikan pemenuhan karier, keselamatan, dan kesejahteraan pemain. Jadwal turnamen pemain dan pelatih juga harus diajukan untuk ditinjau dan disetujui oleh WTA, termasuk periode istirahat dan pemulihan.
Baru-baru ini, Eala berkompetisi di BNP Paribas Open, Indian Wells, yang sering disebut sebagai ‘Grand Slam kelima’. Ia memulai turnamen sebagai unggulan ke-31 dan langsung melaju ke babak kedua. Perjalanannya di Indian Wells cukup impresif, di mana ia berhasil melaju ke babak keempat setelah mengalahkan Dayana Yastremska dan mendapatkan kemenangan atas Coco Gauff yang mundur karena cedera lengan.
Namun, langkah Eala terhenti di babak keempat pada Rabu (11/3) waktu Manila, setelah dikalahkan Linda Nosková, petenis Republik Ceko peringkat 14 dunia, dengan skor 6-2, 6-0. Kekalahan ini menandai kekalahan ke-11 Eala dari lawan asal Ceko sepanjang kariernya. Meskipun demikian, Eala menunjukkan awal yang kuat di musim 2026, dengan mencapai tiga perempat final dalam dua bulan pertama, menyamai total pencapaiannya sepanjang tahun lalu.
Eala juga dijadwalkan untuk berkompetisi di Miami Open, turnamen level WTA 1000 lainnya, yang akan berlangsung dari 17 hingga 29 Maret. Dengan basis penggemar yang terus bertumbuh, Eala diakui telah membawa demografi baru ke dunia tenis, menunjukkan dampak positif dari pendekatan pengembangan karier yang seimbang dari WTA.