Xabi Alonso Tolak Marseille, Tekanan untuk Arne Slot di Liverpool Kian Memuncak

Author Image

Irfan

21 Februari 2026

xabi alonso, arne slot, liverpool, olympique marseille, real madrid

Bursa manajer Eropa kembali bergejolak dengan keputusan menolak pinangan . Penolakan ini terjadi di tengah situasi yang kian memanas bagi , manajer , yang menghadapi tekanan besar menyusul performa inkonsisten timnya di musim 2025/2026.

Xabi Alonso, yang baru saja dipecat oleh Real Madrid pada awal Januari 2026 setelah tujuh bulan menjabat, kini berstatus tanpa klub. Masa kepelatihannya di Santiago Bernabeu dinilai “jauh dari ideal” dengan catatan hasil yang buruk dan kurangnya harmoni di ruang ganti tim. Sebelumnya, Alonso meninggalkan Bayer Leverkusen pada Mei 2025 untuk mengambil alih kursi kepelatihan Los Blancos.

Meski demikian, reputasi Alonso sebagai pelatih tetap kokoh berkat kesuksesannya bersama Bayer Leverkusen, termasuk musim tak terkalahkan yang mengesankan. Laporan terbaru pada Februari 2026 menyebutkan bahwa pelatih berusia 44 tahun itu menolak tawaran dari Olympique Marseille, sebuah klub raksasa Prancis. Alasan di balik penolakan tersebut adalah penilaian Alonso terhadap lingkungan klub Marseille yang “terlalu kacau” dan kurang menjamin stabilitas jangka panjang. Ia dilaporkan memilih untuk menunggu proyek yang lebih stabil dan kompetitif, atau kesempatan yang lebih besar di masa mendatang.

Masa Depan Arne Slot di Liverpool dalam Sorotan

Di sisi lain, situasi di Anfield kian memanas. Arne Slot, yang ditunjuk sebagai manajer Liverpool pada Juni 2024 dengan kontrak tiga tahun hingga Juni 2027, kini berada di bawah pengawasan ketat. Setelah berhasil membawa Liverpool meraih gelar Premier League di musim debutnya pada 2024/2025, performa tim di musim keduanya (2025/2026) dinilai tidak konsisten, menyebabkan posisinya “memanas” dan “disorot”.

Saat ini, Liverpool terdampar di posisi keenam klasemen Premier League dan terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, menegaskan bahwa partisipasi di Liga Champions musim depan akan menjadi faktor “krusial” yang menentukan kelanjutan karier Slot di Anfield. Romano juga mengindikasikan bahwa akan ada “evaluasi internal” oleh pemilik klub, dewan direksi, dan manajemen pada akhir musim untuk menentukan arah kebijakan klub.

Padahal, Liverpool telah melakukan investasi besar dengan menghabiskan £446 juta untuk memperkuat skuad Slot pada bursa transfer musim panas 2025. Namun, hasil di lapangan belum sesuai harapan. Slot sendiri baru-baru ini menanggapi kritik dari Wayne Rooney yang mempertanyakan “aura” kepelatihannya, dengan menyoroti keberhasilannya meraih gelar Premier League. Ia juga menyebut peningkatan kebugaran pemain dan set-piece sebagai kunci perbaikan performa tim belakangan ini.

Alonso Kembali Dikaitkan dengan Liverpool

Dengan situasi Slot yang tidak pasti, nama Xabi Alonso kembali mencuat sebagai kandidat kuat untuk menggantikan pelatih asal Belanda itu di Liverpool. Mantan gelandang Chelsea dan Arsenal, Emmanuel Petit, bahkan meyakini bahwa Alonso akan lebih memilih Liverpool daripada Manchester City, jika ada tawaran, mengingat ikatan kuatnya dengan klub Merseyside tersebut. Selain Liverpool, Alonso juga dikaitkan dengan Manchester City jika Pep Guardiola memutuskan hengkang, serta Eintracht Frankfurt di Bundesliga.

Keputusan Alonso menolak Marseille mengindikasikan bahwa ia sangat selektif dalam memilih proyek berikutnya, mencari stabilitas setelah pengalaman sulit di Real Madrid. Hal ini menambah spekulasi tentang kemungkinan kembalinya ia ke Premier League, terutama ke klub yang pernah ia bela dan cintai.