Atlet ski aerials Tiongkok, Xu Mengtao, kembali mengukir sejarah di panggung Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Pada Rabu, 18 Februari 2026, atlet berusia 35 tahun ini berhasil mempertahankan medali emasnya di nomor ski gaya bebas aerials putri, menjadikannya atlet pertama, baik putra maupun putri, yang meraih dua medali emas Olimpiade berturut-turut dalam disiplin ini.
Dalam penampilan memukau di Livigno, Italia, Xu Mengtao menunjukkan dominasinya dengan lompatan ‘back full-full-full’ (triple-twisting triple somersault) yang sempurna, mengantarkannya meraih skor tertinggi 112.90 poin di babak super final. Kemenangan ini menandai partisipasi kelimanya di ajang Olimpiade, sebuah perjalanan panjang yang penuh dedikasi.
Perjalanan Menuju Emas Kedua
Perjalanan menuju emas kedua ini tidaklah mudah. Kualifikasi nomor aerials putri sempat tertunda sehari akibat hujan salju lebat pada Selasa, 17 Februari, memaksa babak kualifikasi dan final digelar pada hari yang sama. Namun, kondisi ini tidak menggoyahkan fokus Xu. “Ini adalah Olimpiade kelima saya, dan saya hanya harus tetap fokus, tetap fokus,” ujar Xu Mengtao setelah kemenangannya.
Di babak super final, Xu Mengtao berhasil mengungguli pesaing-pesaingnya. Medali perak diraih oleh Danielle Scott dari Australia dengan 102.17 poin, sementara medali perunggu menjadi milik rekan senegara Xu, Shao Qi, yang mencetak 101.90 poin. Shao Qi berhasil mencegah sapu bersih podium oleh Tiongkok, dengan Kong Fanyu finis di posisi keempat.
Emosi dan Dedikasi Sang Juara
Momen kemenangan ini disambut Xu dengan luapan emosi. Air mata mengalir di wajahnya saat lagu kebangsaan Tiongkok berkumandang. “Saya merasa sangat emosional. Segalanya selama empat tahun ini adalah untuk momen ini,” ungkap Xu. Ia juga menambahkan, “Ini adalah medali emas yang benar-benar berbobot.”
Xu Mengtao, yang telah berkarier di dunia olahraga selama 31 tahun, menekankan pentingnya gairah dan dedikasi. “Hanya gairah yang bisa mengatasi semua kesulitan,” katanya. Ia juga menyampaikan pesan inspiratif, “Usia seharusnya tidak menjadi belenggu bagi kita. Selama Anda bergairah dengan apa yang Anda lakukan dan memiliki mimpi, Anda akan selalu berada di masa prima Anda.” Ia bahkan berkelakar, “Kakak perempuan ini masih punya ruang untuk terbang. Ini belum saatnya mengucapkan selamat tinggal.”
Milano Cortina 2026: Olimpiade Multi-Kota
Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 sendiri berlangsung dari 6 hingga 22 Februari 2026, dengan beberapa cabang olahraga telah dimulai sejak 4 Februari. Ajang olahraga terbesar ini diselenggarakan di berbagai lokasi ikonik di Italia, termasuk Milan dan Cortina d’Ampezzo, serta Livigno yang menjadi lokasi pertandingan ski aerials. Konsep multi-kota ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin.
Di tengah euforia kemenangan Xu Mengtao, topik hoki es juga menjadi perbincangan hangat selama Olimpiade Musim Dingin 2026, dengan jadwal pertandingan yang padat dan duel-duel klasik yang dinanti.