Polisi masih memburu sopir angkutan kota (angkot) yang terekam melaju ugal-ugalan hingga menabrak pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bogor, Jawa Barat. Mobil angkot yang terlibat dalam insiden tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian. Pemilik angkot menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Pemilik Angkot Siap Tanggung Jawab
Kasubnit Laka Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Ryan, pada Sabtu (10/1/2026) menyatakan, “Untuk pemilik angkot siap bertanggung jawab atas kerusakan dan pengobatannya.” Meskipun demikian, Ryan menegaskan bahwa proses penegakan hukum terhadap sopir angkot yang ugal-ugalan tetap akan dilanjutkan. “Kita laksanakan penegakan hukum dan proses sedang berjalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, mengimbau agar korban segera melaporkan diri. Hal ini penting agar penyidik dapat segera melakukan pemeriksaan dan menelusuri kronologi kejadian secara lengkap. “Untuk korban segera melaporkan biar kami segera melakukan upaya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata Yudiono.
Sopir Angkot Masih Dicari
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi ugal-ugalan sebuah angkot hingga kabur setelah menabrak pengemudi ojek online (ojol) viral di media sosial. Polisi langsung bergerak menelusuri kasus dugaan tabrak lari tersebut. Identitas sopir angkot yang terlibat dalam insiden itu sudah diketahui, namun yang bersangkutan masih dalam pencarian.
“Kami sedang telusuri,” ujar Kanit Laka Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Susilo, pada Jumat (9/1/2026).
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sebuah angkot berwarna hijau melaju kencang di jalan raya. Mobil tersebut tampak menabrak seorang pengendara motor di depannya. Bukannya berhenti untuk memberikan pertolongan, angkot itu justru terus melaju kencang dan meninggalkan korban yang terjatuh.
Sopir angkot yang diduga dalam kondisi mabuk tersebut mengendarai mobilnya secara zig-zag dan melarikan diri ke arah Jalan Sudirman dan Jalan Sawojajar menuju Pasar Anyar.






