Bogor – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bogor dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir bandang menerjang dua desa, yakni Desa Koneng dan Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, pada Kamis (12/2/2026). Luapan air dari anak kali di perumahan membawa material lumpur dan batu, mengakibatkan satu unit mobil hanyut terbawa arus.
Luapan Kali Sebabkan Banjir
Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama. “Disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama sehingga mengakibatkan air anak kali di perumahan meluap dengan membawa material lumpur dan batu,” ujar Andi kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Akibatnya, satu unit kendaraan roda empat yang terparkir di lokasi proyek pembangunan terseret arus banjir. “Satu unit kendaraan roda empat terbawa banjir, namun sudah dievakuasi,” imbuh Andi.
Rekaman Video Beredar di Media Sosial
Momen banjir yang dramatis hingga menyebabkan mobil terseret arus terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat air berwarna cokelat mengalir deras menerjang jalan utama di salah satu area proyek pembangunan di Desa Cijayanti. Sebuah mobil berwarna hitam tampak terseret arus, dengan bagian bodi samping dan belakangnya penyok serta kaca belakang pecah.
Andi Sumardi mengonfirmasi lokasi kejadian. “Itu lokasinya yang di perumahan, ada kali kecil di tengah tengah perumahan itu, melewati perumahan yang sedang ada proyek pembangunan, terus ada mobil yang sedang parkir di lokasi, sehingga terbawa arus. Itu lokasinya di Desa Cijayanti,” jelasnya.
Kondisi Terkini dan Upaya Pembersihan
Banjir lintasan tersebut terjadi di Desa Cijayanti dan Bojongkoneng. Saat ini, banjir dilaporkan telah surut, menyisakan lumpur dan batu yang sedang dalam proses pembersihan.
Kapolsek Babakanmadang AKP Trias Karso Yuliantoro menyatakan bahwa beberapa rumah mengalami kerusakan pada tembok akibat terjangan banjir. “Banjir sudah surut, tapi ini beberapa rumah yang rusak karena banjir itu, temboknya pada rusak,” kata Trias saat dihubungi terpisah.
Sebanyak 15 personel gabungan dari Polsek dan unsur terkait lainnya dikerahkan ke lokasi untuk membantu membersihkan lumpur. “15 personel di lokasi, itu dari anggota Polsek, sekarang sedang bantu pembersihan lumpur. Untuk jalan sudah bisa dilintasi,” pungkasnya.






