Banjir yang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dilaporkan menyebabkan kerusakan pada lima jembatan. Dua dari lima jembatan tersebut dilaporkan putus total akibat luapan air sungai.
Kerusakan Jembatan
Lima jembatan yang terdampak banjir tersebut berada di beberapa lokasi. Di Desa Jetis, Kecamatan Besuki, sebuah jembatan mengalami kerusakan pada dinding penyangganya. Jembatan lain di Besuki, yakni Jembatan Randu, juga mengalami nasib serupa dengan dinding penyangganya yang ambruk.
Lebih parah, Jembatan Limpas di Desa Wringin Anom dilaporkan putus total. Kerusakan juga terjadi pada jembatan limpas lain yang menghubungkan ruas Jalan Wringin Anom-Patemon, yang tertutup material batu akibat banjir.
Sementara itu, di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Jatibanteng, sebuah jembatan di ruas jalan setempat mengalami kerusakan pada bagian penahan tebingnya.
Pendataan dan Perbaikan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Situbondo, Abdul Kadir Jaelani, menyatakan bahwa timnya masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan dan asesmen terhadap tingkat kerusakan.
“Tim di lapangan masih terus melakukan pendataan,” ujar Abdul Kadir Jaelani kepada detikJatim, Jumat (23/1/2026).
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera memprioritaskan perbaikan, terutama pada jembatan yang putus total. Selain itu, pihaknya juga akan mencari solusi alternatif untuk meminimalkan gangguan aktivitas masyarakat akibat rusaknya akses jembatan tersebut.






