Berita

Banjir Sumsel: Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Ribuan Bantuan Logistik

Advertisement

Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Langkah sigap diambil dengan mendirikan dapur umum dan mengirimkan bantuan logistik guna memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi di tengah situasi darurat.

Kemensos Kerahkan Tim dan Dirikan Dapur Umum

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa tim Kemensos di lapangan terus bekerja tanpa henti. Selain menyalurkan bantuan, mereka juga fokus mendirikan dapur umum untuk menyediakan makanan bagi warga terdampak.

“Tim di lapangan terus bekerja menyalurkan bantuan juga mendirikan dapur umum,” ujar Gus Ipul melalui keterangan tertulis, Jumat (9/1/2026).

Banjir di OKU Timur dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (7/1) malam hingga Kamis (8/1) pagi. Meluapnya Sungai Muara Bala menyebabkan beberapa kecamatan terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 1 hingga 2 meter.

Meskipun banjir mulai surut di beberapa titik, permukiman warga yang berada di dataran rendah masih tergenang air dengan ketinggian lebih dari 1 meter. Total sebanyak 489 kepala keluarga dari Kecamatan Belitang III, Kecamatan Belitang, Kecamatan Belitang Mulya, dan Kecamatan Semendawai Suku III dilaporkan terdampak.

Advertisement

Rincian Bantuan Logistik yang Disalurkan

Menanggapi situasi ini, Gus Ipul merinci bantuan logistik yang akan didistribusikan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi:

  • Makanan siap saji: 2.000 paket
  • Makanan anak: 1.000 paket
  • Family kit: 500 paket
  • Kidsware: 300 paket
  • Selimut: 400 lembar
  • Kasur: 800 lembar
  • Tenda gulung: 400 lembar

Seluruh bantuan logistik Kemensos untuk penanganan banjir di OKU Timur ini akan didistribusikan melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan. Pengiriman barang dijadwalkan hari ini.

Gus Ipul menambahkan bahwa Kemensos terus berkoordinasi erat dengan instansi terkait dan pemerintah daerah setempat. Tujuannya adalah untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat proses penanganan dampak bencana banjir di Sumatera Selatan.

Advertisement