Sepakbola

Bodo/Glimt Ungkap Titik Lemah Manchester City Usai Raih Kemenangan Mengejutkan 3-1

Advertisement

Bodo/Glimt berhasil membalikkan prediksi dengan mengalahkan Manchester City 3-1 dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (21/1) dini hari WIB. Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, mengungkapkan bahwa timnya telah mengidentifikasi dan memanfaatkan kelemahan The Citizens.

Gol Cepat dan Kartu Merah

Pertandingan yang digelar di kandang Bodo/Glimt ini berjalan di luar dugaan. Tim tuan rumah berhasil unggul cepat melalui dua gol Kasper Hogh yang dicetak hanya dalam tempo dua menit, pada menit ke-22 dan ke-24. Keunggulan Bodo/Glimt semakin meyakinkan setelah Jens Hauge mencetak gol indah di menit ke-58. Manchester City hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Cherki dua menit berselang.

Situasi Manchester City semakin sulit ketika Rodri harus keluar lapangan akibat menerima dua kartu kuning yang berujung kartu merah pada menit ke-62. Kekalahan ini melanjutkan tren negatif The Citizens, yang sebelumnya juga takluk 0-2 dari Manchester United di Liga Inggris.

Analisis Kjetil Knutsen

Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, menyatakan kegembiraannya atas kemenangan timnya. Ia mengakui bahwa Manchester City adalah tim kelas dunia, namun Bodo/Glimt telah mengantongi kelemahan tim asuhan Pep Guardiola.

Advertisement

“Luar biasa, kami bermain bagus dan kami tahu mereka adalah tim kelas dunia,” ujar Knutsen dilansir dari situs resmi UEFA. “Kami harus bertahan dengan baik dan tidak memberikan mereka banyak ruang di tengah.”

Strategi serangan balik Bodo/Glimt terbukti sangat efektif. Knutsen juga memberikan pujian khusus kepada lini pertahanannya.

“Kami bekerja sama, 11 pemain semuanya bisa bertahan dengan bagus. Kami bisa menangi bola di posisi yang bagus, kemudian lancarkan serangan balik,” papar Knutsen.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement