Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan peringatan kepada timnya jelang menghadapi Bodo/Glimt dalam babak play-off Liga Champions. Chivu menekankan bahwa klub asal Norwegia tersebut merupakan ancaman serius bagi tim-tim besar.
Inter Milan Hadapi Tantangan Berat di Play-off
Inter Milan harus berjuang melalui babak play-off Liga Champions setelah hanya mampu finis di posisi ke-10 dalam klasemen. Hasil undian yang berlangsung di Nyon, Swiss, pada Jumat (30/1/2026), mempertemukan raksasa Italia tersebut dengan Bodo/Glimt.
Chivu menyadari betul bahwa Inter tidak boleh meremehkan lawannya. Bodo/Glimt telah membuktikan kapasitasnya dengan beberapa kali berhasil menjegal klub-klub besar, termasuk mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid di fase grup.
Peringatan Chivu dan Zanetti
“Setiap pertandingan Liga Champions ada tantangannya sendiri,” ujar Chivu seperti dikutip dari situs resmi klub. “Bodo/Glimt sudah membuktikan diri, di fase pertama, mereka jadi ancaman untuk klub-klub besar, baik di kandang maupun tandang.”
Pertandingan leg pertama akan digelar di kandang Bodo/Glimt pada 17 Februari, sebelum Inter menjamu mereka di Giuseppe Meazza pada leg kedua tanggal 24 Februari. Chivu juga menyoroti faktor lapangan sintetis yang bisa menjadi tantangan tambahan.
Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, menambahkan, “Kami jelas akan memperhatikan setiap detail; lapangan sintetis juga tidak boleh diremehkan, karena itu bisa jadi ancaman. Ini tidak pernah mudah. Kami akan mempersiapkan segalanya.”
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Inter Milan untuk dapat melaju ke babak selanjutnya di Liga Champions.
Sumber: 90Menit.ID






