Seorang balita berusia 22 bulan dilaporkan mengalami kejang saat berada di dalam pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 990 yang melayani rute Jakarta-Bengkulu. Insiden ini berhasil ditangani berkat bantuan seorang dokter spesialis anak yang kebetulan menjadi penumpang dalam penerbangan tersebut.
Detik-detik Penyelamatan
Peristiwa yang terjadi pada 4 Mei 2025 ini bermula saat proses boarding masih berlangsung dan pesawat masih berada di darat. “Benar telah terjadi insiden seorang penumpang bayi ( infant ) berusia 22 bulan mengalami kejang pada saat proses boarding masih berlangsung dan pesawat masih berada di darat,” ujar Corporate Secretary & CSR Group Head PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (1/2/2026).
Dokter spesialis anak yang berada di dalam pesawat segera memberikan pertolongan pertama bersama dengan kru pesawat. “Dalam kejadian ini, penumpang yang berprofesi dokter tersebut turut membantu dalam memberikan pertolongan pertama, bekerja sama dengan kru yang bertugas guna menyiapkan seluruh keperluan dalam kondisi darurat,” jelas Scholz.
Kondisi Stabil, Penerbangan Dilanjutkan
Berkat penanganan yang cepat dan sigap, kondisi balita tersebut berangsur membaik dan dinyatakan stabil. Pesawat Citilink QG 990 kemudian melanjutkan perjalanannya pada pukul 10.45 dan berhasil mendarat di Bandara Bengkulu pada pukul 11.50 waktu setempat.
“Berkat penanganan yang cepat dan tepat, dokter yang turut dalam penerbangan Citilink tersebut menyatakan bahwa kondisi bayi telah kembali stabil dan layak untuk melanjutkan penerbangan, serta orang tua bayi juga menyatakan keinginan untuk tetap melanjutkan penerbangan menuju Bengkulu,” ungkap Scholz.
Komitmen Keselamatan Citilink
Pihak maskapai Citilink memastikan bahwa seluruh dokumen perjalanan penumpang telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Maskapai ini menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, serta patuh terhadap seluruh aturan yang berlaku untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap keselamatan penumpang.






