Berita

Dua Kelompok Suporter Bola Bentrok di Bogor, Polisi Bergerak Cepat Amankan Situasi

Advertisement

Bogor, Jawa Barat – Aksi keributan yang melibatkan dua kelompok suporter sepak bola di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat rombongan pengendara sepeda motor melakukan konvoi hingga memenuhi ruas jalan raya. Konvoi tersebut kemudian berhenti di tengah jalan, tepat di sekitar terowongan Jalan Sholeh Iskandar. Sejumlah individu dari rombongan itu tampak berlarian menyeberangi jalan. Beberapa di antaranya terlihat membawa bendera yang mengidentifikasi klub sepak bola.

Video lain yang juga viral menunjukkan insiden kericuhan di Jalan Dadali, Kota Bogor. Dalam video tersebut, sekelompok orang terlihat merusak satu unit sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian, namun rombongan suporter tersebut telah membubarkan diri sebelum petugas tiba.

“Iya betul, cuma kita datang kesana sudah nggak ada, sudah membubarkan diri. Jadi mungkin sekilas aja kejadiannya. Kan mereka konvoi tuh, pulang nonton bola (nobar), mereka konvoi,” ujar Doddy saat dihubungi, Minggu (11/1/2026) malam.

Advertisement

Doddy menambahkan bahwa kejadian serupa juga terjadi di beberapa titik lain, namun petugas tidak berhasil mengamankan siapa pun karena rombongan sudah tidak ada di lokasi saat patroli tiba. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait insiden tersebut.

“Ada di beberapa titik, tapi kita datang memang sudah nggak ada (membubarkan diri). Nggak ada yang diamankan sampai saat ini, nggak ada yang lapor sampai saat ini. Jadi kejadiannya sekilas saja,” jelasnya.

Meskipun situasi telah dinyatakan kondusif, tim patroli kepolisian tetap disiagakan di pinggir jalan untuk melakukan pemantauan guna mencegah potensi gangguan lebih lanjut.

Advertisement