Pringsewu, Lampung – Aparat kepolisian di Kabupaten Pringsewu, Lampung, terpaksa melepaskan tembakan kepada dua dari empat pelaku komplotan spesialis pencuri sapi. Satu dari dua pelaku yang ditembak tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Kejadian ini bermula saat upaya penangkapan keempat pelaku yang diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian sapi di wilayah tersebut. Menurut Kapolres Pringsewu AKBP Yunnus Saputra, tindakan tegas terukur terpaksa diambil karena kedua pelaku memberikan perlawanan sengit kepada petugas saat proses penangkapan berlangsung.
“Jadi mereka ini posisinya sudah tertangkap, namun mereka ini memberontak hingga merusak borgol dan ingin merampas senjata api anggota. Karena hal tersebut, keduanya langsung diberikan tindakan tersebut,” jelas AKBP Yunnus pada Senin (19/1/2026).
Setelah insiden penembakan, kedua pelaku yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah kondisi mereka membaik dan dinyatakan cukup stabil, keduanya diizinkan untuk dibawa kembali ke markas kepolisian resor.
Namun, nasib nahas menimpa salah satu pelaku bernama Candra. “Ada satu yang meninggal dunia, ini sebelumnya dua pelaku dirawat di rumah sakit dan kondisi membaik, namun setelah beberapa jam berada di polres kondisi menurun hingga kami bawa kembali ke rumah sakit dan di sana pelaku bernama Candra ini dinyatakan meninggal dunia,” ungkap AKBP Yunnus.
Jenazah Candra selanjutnya telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. “Untuk jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga,” tandasnya.






