Pemain muda Brasil, Endrick, telah resmi meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan Olympique Lyonnais (Lyon) dengan status pinjaman. Keputusan penting dalam karier sepak bolanya ini disebut-sebut tak lepas dari peran Carlo Ancelotti, pelatih kepala Real Madrid.
Peran Ancelotti dalam Keputusan Pinjaman
Lyon berhasil mengamankan jasa Endrick dengan kesepakatan pinjaman dari Real Madrid pada akhir Desember 2025, dengan biaya transfer sebesar satu juta euro. Keputusan ini diambil setelah Endrick hanya mencatatkan tiga penampilan di bawah arahan pelatih Xabi Alonso. Padahal, sebelumnya, pemain berusia 19 tahun ini sempat tampil dalam 37 pertandingan ketika Real Madrid dilatih oleh Ancelotti.
Endrick berharap kepindahannya ke klub Prancis tersebut dapat membantunya mengembangkan potensi diri demi mewujudkan impian berlaga di Piala Dunia 2026. Menariknya, Tim Nasional Brasil sendiri juga dilatih oleh Carlo Ancelotti, yang semakin memperkuat alasan di balik keputusannya.
“Ya, saya sudah berbicara dengan Carlo tentang hal itu. Dia memberi saya instruksi tentang apa yang bisa saya lakukan, apa yang perlu saya lakukan untuk meningkatkan kemampuan, dan itu benar-benar menyentuh hati saya,” ungkap Endrick seperti dikutip dari ESPN.
Ia melanjutkan, “Saran beliau adalah untuk pergi demi bisa, mengembangkan kemampuan sepakbola saya, untuk pergi ke tempat di mana saya bisa bermain, di mana saya bisa bahagia. Keputusan ini tentu saya yang buat, tetapi Carlo berperan di dalamnya, karena dia adalah pelatih hebat.”
Manfaatkan Waktu di Madrid
Meskipun hanya tampil tiga kali di bawah kepelatihan Alonso, Endrick tidak menunjukkan rasa kecewa. Ia justru melihat periode tersebut sebagai kesempatan berharga untuk perkembangan pribadinya.
“Tidak, sungguh, yang saya katakan kepada orang-orang terkasih saya adalah bahwa ini adalah bulan-bulan terbaik dalam karier saya. Saya punya waktu untuk bersama istri, membangun rumah dan kehidupan saya,” tegas Endrick.
Keputusan Endrick untuk mencari menit bermain di Lyon diharapkan dapat membawanya kembali ke performa terbaik dan menjadi aset berharga bagi Timnas Brasil di masa depan.






