Musisi Ferdy Tahier mengungkapkan pandangannya mengenai pola asuh dan pendidikan anak. Vokalis band Element ini menganut gaya parenting yang demokratis namun tetap tegas dalam mendidik putra semata wayangnya, Dewa Tahier.
Ferdy Tahier mengaku tidak pernah memaksakan kehendaknya, baik dalam hal karier bermusik maupun pendidikan formal, kepada sang putra. Baginya, pendidikan adalah hal penting, namun harus berlandaskan pada keinginan kuat dari anak itu sendiri, bukan atas dasar paksaan orang tua.
“Pendidikan penting, tapi buat yang mau saja. Jadi saya gak nge-push anak, ‘Lo harus kuliah’, gak,” ujar Ferdy Tahier kepada wartawan di kawasan Studio Pagi-Pagi Ambyar TTV pada Jumat (9/1/2026).
Ferdy memberikan kebebasan penuh kepada anak-anaknya. Jika mereka memiliki minat untuk fokus pada syuting atau bermusik, ia akan memberikan dukungan penuh. Namun, jika pilihan mereka adalah melanjutkan ke jenjang kuliah, Ferdy memiliki syarat khusus.
“Kalau benar-benar pengin kuliah, gak bisa dibendung, nah itu cakep tuh. Tapi kalau ‘mau gak mau gak’, ah mendingan gak usah. Membuang waktu soalnya, membuang duit,” tegas Ferdy.
Dalam proses mendidik, Ferdy Tahier juga menerapkan prinsip untuk fokus pada kelebihan yang dimiliki anak daripada berusaha memperbaiki kekurangannya. Ia mencontohkan, jika anaknya memiliki kelemahan di bidang matematika namun menunjukkan bakat seni yang kuat, ia tidak akan memaksakan untuk mengambil les matematika.
“Dia seninya bagus, ya mendingan itu saja yang dilesin sekalian biar jago. Karena berarti memang dia sukanya di seni,” jelas Ferdy.






