Manchester United kembali dihadapkan pada pilihan manajer baru setelah memecat Ruben Amorim pada awal 2026. Darren Fletcher ditunjuk sebagai pelatih interim sembari manajemen mencari sosok yang lebih berpengalaman. Di tengah pencarian tersebut, nama Ole Gunnar Solskjaer kembali mencuat dan dikabarkan coba didekati manajemen untuk membantu tim hingga akhir musim.
Siklus Berulang di Old Trafford
Rencana Manchester United untuk kembali merekrut Ole Gunnar Solskjaer menuai komentar dari legenda klub, Gary Neville. Neville menilai langkah ini seperti sebuah siklus yang berulang di Old Trafford.
Solskjaer sebelumnya pernah menukangi Manchester United. Ia pertama kali menjabat sebagai pelatih interim pada tahun 2018 menggantikan Jose Mourinho, sebelum akhirnya dipermanenkan hingga 2021. Di bawah kepemimpinannya, MU sempat bersaing di papan atas liga dan menjadi runner-up Liga Europa.
Kini, Solskjaer kembali dipertimbangkan untuk menyelamatkan musim Setan Merah. Namun, Neville melihatnya sebagai pengulangan pola yang sudah terjadi.
“Mereka menunjuk Ryan [Giggs] sebagai pelatih 10 tahun lalu, lalu Ole mengambil alih, lalu kembali ke pelatih lama, lalu mencari pelatih baru, lalu mencari yang lebih berpengalaman,” kata Gary Neville di Sky Sports.
Neville menambahkan, “Ini hampir seperti siklus, seperti film yang sudah kita tonton dan film Groundhog Day. Yang saya pikirkan adalah Ole orang yang benar-benar mencintai klub ini. Dia tahu pekerjaannya. Dia sudah pernah berada di posisi itu.”
Legenda Klub dan Tekanan Manajerial
Selain Solskjaer, nama-nama lain seperti Michael Carrick dan Ruud van Nistelrooy juga disebut sebagai kandidat potensial. Neville mengakui bahwa mereka adalah sosok luar biasa yang pernah bermain bersamanya.
Namun, Neville menekankan bahwa status legenda klub tidak serta-merta menjamin kesuksesan dalam peran manajerial. Ia menilai para kandidat tersebut harus siap menghadapi tekanan besar dalam beberapa bulan ke depan, terutama jika hasil tim tidak sesuai harapan.
“Nama-nama lain yang disebutkan, Michael Carrick, Ruud van Nistelrooy, mereka juga adalah orang-orang yang luar biasa. Saya berlatih bersama mereka selama bertahun-tahun,” ujar Neville.
Lebih lanjut, ia menyatakan, “Mereka sangat mencintai klub ini. Mereka memahami klub ini, tetapi mereka tetap akan menghadapi tekanan besar dalam empat atau lima bulan ke depan jika hasilnya tidak sesuai harapan, dan mereka harus siap untuk itu.”
Neville menutup komentarnya dengan mendoakan yang terbaik bagi siapa pun yang akan dipilih untuk mengisi posisi manajer.
“Siapa pun yang akan dipilih dari ketiga nama yang disebutkan, saya mendoakan yang terbaik untuk mereka karena ini adalah peran yang sulit,” pungkas Gary Neville, yang pernah satu tim dengan Ole Gunnar Solskjaer.
Sebelumnya, Manchester United telah memecat Ruben Amorim. Darren Fletcher kini memimpin tim sementara, termasuk dalam laga melawan Burnley.






