JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memerintahkan jajarannya untuk segera memperbaiki jalan yang rusak, tanpa menunggu musim hujan berakhir. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang.
Perbaikan Jalan Mendesak
“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan karena sudah tidak bisa lagi menunggu sampai dengan kemudian hujan berhenti,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Senin (9/2/2026). Ia menambahkan bahwa perbaikan jalan di sejumlah lokasi telah dimulai dan sebagian besar lubang telah ditangani.
Meskipun mengakui bahwa perbaikan jalan berpotensi rusak kembali saat hujan deras turun, Pramono menegaskan bahwa perbaikan tetap harus dilakukan. “Walaupun kemudian ketika hujan akan mohon maaf pasti sebagian ada yang terbongkar kembali,” ucapnya.
Kecelakaan Maut dan Jalan Ambles
Perintah perbaikan ini dikeluarkan menyusul insiden tewasnya seorang pelajar akibat kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, pada Senin pagi. Saksi mata, Ardhi, mengungkapkan bahwa lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan. “Di sini sudah sering (terjadi kecelakaan), mungkin karena tambalan jalan (berlubang), jadi rawan,” katanya di Matraman Raya, Jakarta Timur, dilansir Antara, Senin (9/2).
Ardhi menceritakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Ia melihat korban sudah tergeletak saat keluar dari gang. “Taunya jam enam lewat, jalanan sepi. Saya keluar dari gang ke jalan, korban sudah tergeletak aja,” ujarnya.
Selain itu, kerusakan jalan juga terjadi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, yang dilaporkan ambles pada Senin pagi. Akibatnya, lalu lintas kendaraan terpaksa hanya menggunakan satu lajur. Informasi mengenai jalan ambles ini diunggah oleh akun X TMC Polda Metro Jaya pada Senin (9/2/2026) pukul 06.25 WIB, disertai foto yang menunjukkan jalan tersebut ambles dan retak.






