Berita

Jalan Raya Lebak Amblas 5 Meter Akibat Pergerakan Tanah, Lalu Lintas Terganggu

Advertisement

Lebak – Arus lalu lintas di jalan raya Sampay-Cileles, tepatnya di Tanjakan Tajur, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, terganggu akibat fenomena amblasnya jalan raya. Peristiwa ini disebabkan oleh pergerakan tanah yang signifikan.

Jalan Amblas Hampir 5 Meter

Salah seorang pengendara, Aep, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi jalan tersebut. “Amblasnya dalam sekali hampir 5 meteran, motor suka nyangkut, kalau tidak hati-hati bisa terguling,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Senin (26/1/2026). Aep menambahkan bahwa ia terpaksa menggunakan jalur tersebut meskipun berbahaya karena menawarkan rute yang lebih singkat dibandingkan jalur alternatif.

“Saya lewat sini setiap hari. Ada jalur lain, tapi jauh, kalau lewat sini lebih dekat,” jelasnya. Ia berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan penanganan.

Pergerakan Tanah Diperparah Kondisi Tanah

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh, membenarkan bahwa amblasnya jalan disebabkan oleh pergerakan tanah. Ia menjelaskan bahwa kondisi tanah di area tersebut tidak mampu menopang beban jalan secara optimal.

Advertisement

“Ini murni pergerakan tanah. Di bawahnya memang sudah kosong, kalau penanganannya tidak permanen, kejadian seperti ini pasti terulang,” tegas Hamdan.

Anggaran Terbatas Hambat Penanganan Menyeluruh

Hamdan mengakui bahwa penanganan di tanjakan Tajur selama ini belum dapat dilakukan secara maksimal akibat keterbatasan anggaran. Ia memperkirakan bahwa penanganan secara menyeluruh membutuhkan alokasi dana sekitar Rp 2 miliar.

“Untuk penanganan menyeluruh di tanjakan Tajur, minimal anggarannya di atas Rp 2-3 miliar,” tutupnya.

Advertisement