Pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB di Estadio da Luz diprediksi akan menjadi panggung emosional bagi pelatih Benfica, Jose Mourinho. Ia akan berhadapan dengan mantan anak buahnya, Alvaro Arbeloa, yang kini dipercaya menukangi raksasa Spanyol tersebut.
Mourinho Hadapi Mantan Anak Buah
Duel ini terasa spesial bagi Mourinho. Arbeloa, yang pernah menjadi pemain asuhannya di Real Madrid pada periode 2010-2013, kini memimpin skuad Los Blancos. Keputusan ini diambil setelah mundurnya Xabi Alonso dari kursi kepelatihan Real Madrid.
Mourinho, yang kini berusia 63 tahun, mengungkapkan perasaannya menjelang pertandingan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada Arbeloa atas kesempatan yang diberikan.
“Pertama dan terpenting, saya berharap semuanya berjalan baik untuknya, itulah yang saya inginkan. Saya ingin Arbeloa sukses di mana pun dia berada,” ujar Mourinho, dilansir dari AS Diario.
Ia menambahkan, “Saya ingin Real Madrid sukses dengan pelatih mana pun. Bayangkan Real Madrid dengan Arbeloa, saya benar-benar ingin mereka sukses.”
Ambisi Kedua Tim di Liga Champions
Di sisi lain, kedua tim memiliki ambisi besar dalam laga ini. Benfica wajib meraih kemenangan demi menjaga asa lolos ke babak play-off Liga Champions. Saat ini, wakil Portugal tersebut menduduki peringkat keenam klasemen dengan 6 poin, tertinggal dua angka dari Olympiacos yang berada di batas akhir zona play-off.
Real Madrid pun tidak kalah pentingnya untuk memenangkan pertandingan ini. Kemenangan akan memastikan mereka lolos otomatis ke babak 16 besar. Los Merengues saat ini menempati posisi ketiga dengan 15 poin, di bawah Arsenal dan Bayern Munich yang telah memastikan diri melaju ke fase berikutnya.
Meskipun memiliki harapan besar untuk kesuksesan Arbeloa dan Real Madrid, Mourinho tak lupa akan tujuan timnya. “Saya mencintai Real Madrid dan saya mencintai Alvaro. Saya hanya berharap mereka tampil buruk besok,” pungkasnya dengan nada bercanda.
Sumber: 90Menit.ID






