Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mengkaji penambahan tenaga care giver pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Rencananya, Kemensos akan merekrut care giver bersertifikat dan memberikan honorarium.
Kebutuhan Tenaga Pengasuh Terlatih
Gus Ipul menjelaskan bahwa kajian ini dilakukan mengingat banyaknya lansia dan penyandang disabilitas yang hidup sendiri. “Nah ke depan ini kita sedang melakukan pengkajian untuk menambahi care giver. Karena rata-rata lansia dan penyandang disabilitas ini yang hidup sendiri,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2025).
Ia menegaskan bahwa care giver yang dimaksud adalah pengasuh yang terlatih dan memiliki sertifikat. Harapannya, para care giver ini dapat memberikan pelayanan, pendampingan, serta bantuan yang dibutuhkan oleh para lansia yang tinggal sendirian.
Pelatihan dan Standar Honorarium
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemensos berencana bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelenggarakan pelatihan bagi para care giver. Mengenai besaran honorarium, Gus Ipul masih dalam tahap perhitungan. “Belum tahu itu standarnya macam ya, lagi dihitung ini semua. Tapi sementara saya ini juga jangan nanti jadi patokan juga, tapi rata-rata di beberapa tempat itu (nominal honor) lebih dari Rp 3 juta per bulan,” tuturnya.
Gus Ipul menekankan bahwa angka tersebut masih bersifat simulasi dan sedang dalam proses pengkajian mendalam. “Jadi ini belum, saya mohon maaf ini masih simulasi. Dan ini kita sedang mengkaji dan bekerja sama dengan pihak-pihak non-government yang telah memulai memberikan pelatihan-pelatihan,” imbuhnya.
Program MBG untuk Lansia Terlantar
Sebelumnya, Kemensos telah menyiapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia terlantar. Program ini menargetkan lebih dari 100 ribu lansia penerima manfaat. “Jadi kan kita sudah ada itu perencanaan untuk memberikan MBG gratis untuk lansia terlantar di atas usia 75 tahun. Jadi ini usia 75 tahun ke atas yang tinggal sendirian. Sehari dua kali (makan bergizi),” ujar Gus Ipul kepada wartawan, Kamis (8/1).
Gus Ipul menambahkan bahwa program MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. Selain MBG, lansia terlantar juga akan mendapatkan pendampingan dari care giver untuk memastikan mereka menerima perawatan yang memadai.






