Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan program bantuan pemberdayaan senilai Rp 5 juta per keluarga bagi para korban bencana di Sumatera. Bantuan ini bertujuan untuk memulihkan ekonomi keluarga yang terdampak.
Dukungan Pascabencana
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan pascakedaruratan yang disiapkan oleh Kemensos. “Dalam dukungan pascakedaruratan, salah satu program Kementerian Sosial adalah memberikan dukungan pemberdayaan dalam kerangka pemulihan ekonomi. Tentu diharapkan ini bisa membuat keluarga-keluarga terdampak secara bertahap kembali pulih lewat usaha-usaha rintisan atau peningkatan keterampilan. Indeks dukungannya adalah sebesar Rp 5 juta per keluarga,” ujar Gus Ipul di Kemenko PM, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).
Mekanisme Penyaluran Bantuan
Penyaluran bantuan akan didasarkan pada data yang telah diverifikasi oleh pemerintah daerah setempat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Gus Ipul merinci, “Jadi penyalurannya itu nanti didasarkan pada data yang ditandatangani bupati, wali kota atau Pemda ya, di mana data ini nanti akan diolah, diverifikasi bersama dengan BNPB. Setelah datanya kami terima, kami akan salurkan.”
Pendampingan Sesuai Bidang Usaha
Lebih lanjut, Gus Ipul menekankan bahwa penerima bantuan akan mendapatkan pendampingan sesuai dengan bidang usaha atau keterampilan masing-masing. Pendampingan ini akan melibatkan kementerian terkait. “Tentu nanti pendampingannya bersama Kementerian Sosial dan kementerian-kementerian lain. Kalau misalnya KPM atau keluarga penerima manfaat ini memiliki usaha UMKM, maka nanti pendampingannya bersama Kementerian UMKM. Kalau pekerja migran nanti pendampingannya sama Kementerian P2MI,” imbuhnya.






