Pelatih baru Chelsea, Liam Rosenior, menyikapi laga semifinal Piala Liga Inggris melawan Arsenal yang akan digelar di Stamford Bridge, Kamis (15/1) dini hari WIB, dengan pandangan yang berbeda dari kebanyakan orang. Ia menganggap pertandingan tersebut sebagai laga biasa, bukan momen krusial yang harus dilebih-lebihkan.
Debut di Kandang Sendiri
Pertandingan melawan Arsenal akan menjadi laga kedua bagi Rosenior memimpin The Blues. Sebelumnya, ia berhasil membawa tim meraih kemenangan 5-1 atas Charlton di Piala Liga Inggris. Namun, laga kontra Arsenal akan menjadi debutnya tampil di depan para pendukung Chelsea di kandang sendiri.
Meskipun Arsenal saat ini memimpin klasemen Liga Inggris, Rosenior menegaskan bahwa semua pertandingan memiliki tingkat kepentingan yang sama baginya. Ia selalu fokus pada persiapan timnya tanpa memprioritaskan satu laga di atas yang lain.
Fokus pada Proses, Bukan Hasil
“Saya pikir orang-orang akan memandangnya seperti itu. Saya tidak memandangnya seperti itu. Saya pikir setiap sesi yang saya ikuti, setiap pertemuan yang saya hadiri, setiap pertandingan yang kita mainkan adalah hal yang paling penting,” ujar Liam Rosenior dalam konferensi persnya.
Ia menambahkan, “Saya hidup di masa kini. Pertandingan berikutnya adalah yang paling penting karena itu yang akan datang. Saya serius. Jika Anda mulai memprioritaskan pertandingan atau berpikir ada yang lebih penting dari yang lain, maka Anda tidak fokus. Saya tidak peduli jika itu pertandingan pra-musim. Saya melakukannya dengan maksimal.”
Rosenior menekankan bahwa ia mengharapkan hal yang sama dari timnya. “Jadi, bagi saya, hal itu membuat saya tenang karena saya puas dengan proses kerja kami sebagai staf dan yang dilakukan para pemain. Saya tidak membuatnya lebih besar dari fakta bahwa itu cuma pertandingan berikutnya dan kami harus menang. Itulah cara saya memandangnya,” tuturnya.
Tiga Pemain Kunci Diistirahatkan
Dalam menghadapi Arsenal, Rosenior mengindikasikan akan mengistirahatkan tiga pemain kuncinya, yaitu Cole Palmer, Reece James, dan Malo Gusto. Keputusan akhir mengenai ketersediaan mereka akan diambil pada hari pertandingan.
“Saya akan mengambil keputusan mengenai Cole, Reece, dan Malo besok. Saya memberi mereka waktu tambahan. Saya mengerti mengadakan konferensi pers dua hari sebelumnya bukanlah pilihan ideal, maaf atas hal itu, tetapi saya masih punya waktu untuk mengambil keputusan [apakah mereka tersedia],” ungkapnya.
Musim ini, kedua tim sempat bertemu di Liga Inggris pada November lalu dengan skor imbang 1-1, saat Chelsea masih dilatih oleh Enzo Maresca. Pertandingan semifinal Piala Liga ini akan menjadi ujian bagi strategi Liam Rosenior bersama The Blues.






