Berita

Lubang Maut di Flyover Ciputat: 43 Titik Rusak Picu Ratusan Kecelakaan dan Keluhan Warga

Advertisement

TANGERANG SELATAN, Banten – Kondisi jalan berlubang di kawasan Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, kembali memicu insiden kecelakaan lalu lintas tunggal. Sebuah insiden yang melibatkan pengendara sepeda motor terjadi pada Senin (2/2/2026) lalu, diduga kuat akibat pengendara melintasi sejumlah titik jalan yang rusak di area tersebut.

Penyebab Kecelakaan dan Titik Rawan

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi bahwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.10 WIB itu dipicu oleh jalan berlubang. Pengendara motor dilaporkan kehilangan keseimbangan dan terjatuh setelah melintasi lubang tersebut.

“Laka (kecelakaan) tunggal tersebut karena pengendara melintasi jalan berlubang yang berada di beberapa area flyover Ciputat,” ujar Kompol Bambang Askar Sodiq. Ia menambahkan, “Kemudian pengendara oleng tidak bisa menguasai kemudi kendaraannya.”

Menurut data kepolisian, terdapat total 43 titik jalan berlubang di area Flyover Ciputat. Dari jumlah tersebut, dua titik diidentifikasi sebagai lokasi yang sangat krusial dan berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan serta membahayakan keselamatan pengendara.

“Total ada 43 titik, tapi ada 2 titik yang sangat krusial dan rawan laka serta nyawa warga,” tegasnya.

Kondisi Terkini Flyover Ciputat

Pantauan di lokasi pada Sabtu (7/2/2026) siang, kondisi jalan di Flyover Ciputat, khususnya di Jalan Dewi Sartika, menunjukkan adanya genangan air di sisi kiri dan kanan jalan. Banyak titik jalan yang rusak dan berlubang, terutama pada bagian sambungan flyover.

Advertisement

Beberapa pengendara motor yang melintas terlihat sempat kehilangan keseimbangan atau oleng saat tidak menyadari adanya lubang yang tergenang air. Selain itu, tumpukan sampah juga terlihat di pinggir flyover, memaksa pengendara untuk mengambil jalur kanan demi menghindarinya.

Keluhan dan Permintaan Warga

Kondisi jalan yang rusak ini telah menimbulkan keluhan dari warga sekitar. Mereka mendesak agar perbaikan segera dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Syahidan, salah seorang warga, mengungkapkan kekhawatirannya. “Kalau lewat mesti hati-hati, kalau nggak bisa kenapa-kenapa. Ya dibenerin lah, ditambal atau apa gitu. Lubangnya nggak kelihatan tapi ganggu banget, kan bahaya,” katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa jalan berlubang di lokasi tersebut sudah menjadi masalah yang berulang. “Sering dan banyak lubangnya di situ. Kadang di kanan, tengah, kiri. Mungkin karena musim hujan, tapi ya bahaya banget. Saya sering lihat ada yang jatuh di flyover,” tuturnya.

Akbar (29), warga lainnya, menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan jalan. “Harusnya selalu diperhatiin ya perbaikan jalan. Harapannya segera dibenerin, jangan sampai ada yang jatuh lagi karena itu (jalan berlubang),” ucapnya.

Advertisement