Sepakbola

Marc Guehi Ungkap Nyaris Gabung Liverpool, Kini Berseragam Manchester City

Advertisement

Manchester – Bek tengah Marc Guehi membeberkan bahwa dirinya nyaris bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, takdir berkata lain, dan kini ia menatap babak baru kariernya bersama Manchester City.

Kesepakatan Nyaris Tercapai dengan Liverpool

Guehi menjadi target utama Liverpool di lini pertahanan pada musim panas 2025. Kesepakatan transfer senilai 35 juta paun antara Liverpool dan Crystal Palace dilaporkan telah tercapai, bahkan di hari terakhir bursa transfer. Guehi pun telah menjalani tes medis di London untuk mempercepat proses kepindahannya.

Namun, kesepakatan tersebut urung terlaksana akibat ancaman pengunduran diri manajer Crystal Palace, Oliver Glasner. Petinggi klub Palace memutuskan untuk membatalkan kesepakatan dengan Liverpool, membuat Guehi terpaksa bertahan di klub lamanya, meskipun ia sudah menyiapkan video perpisahan.

Pindah ke Manchester City dengan Nilai Lebih Rendah

Selang enam bulan kemudian, Guehi akhirnya menerima pinangan Manchester City. Kepindahan ini terjadi dengan banderol yang lebih rendah, yakni 20 juta paun, karena kontraknya dengan Crystal Palace akan segera berakhir dan tidak ada perpanjangan.

Manchester City sendiri memang membutuhkan tambahan bek tengah baru menyusul cedera yang dialami Ruben Dias dan Josko Gvardiol. Guehi membenarkan kabar tersebut dan mengaku sempat merasa kecewa dengan keputusan Crystal Palace, namun ia tetap bertekad memberikan yang terbaik di klub barunya.

Advertisement

Kekecewaan dan Sikap Profesional Guehi

“Ya, memang nyaris pindah kok ke Liverpool. Nyaris. Tes medis hampir rampung dan kemudian dibatalkan di menit-menit akhir,” ujar Guehi seperti dikutip dari Daily Mail.

Ia menambahkan, “Yang ada di pikiran saya adalah yang sudah terjadi, terjadilah. Rasa-rasanya tidak elok jika saya bertindak macam-macam karena klub sudah memberikan segalanya untuk saya.”

Guehi menekankan pentingnya menjaga sikap profesional di tengah situasi yang tidak pasti. “Setidaknya Anda selalu tampil dalam performa terbaik setiap hari, tidak banyak bicara, dan tetap rendah hati. Saya rasa itu yang terpenting,” tutupnya.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement