Seorang wanita bernama Nurul Santi (50) mengalami peristiwa mengerikan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ia nyaris kehilangan nyawanya setelah diserang dan dililit oleh seekor ular piton berukuran 8 meter. Insiden tragis ini terjadi pada Kamis (22/1/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita, di Desa Baruga, Dusun Batu Napara, Kecamatan Bantimurung.
Kronologi Kejadian
Menurut Kepala Dusun Batu Napara, Najamuddin, korban pada saat itu terbangun dan mengira waktu sudah mendekati Salat Subuh. Ia kemudian turun ke genangan air yang ternyata menjadi tempat persembunyian ular piton tersebut. “Itu sebenarnya baru jam 1 malam, dia kira sudah jam 4 subuh. Pas turun di air setinggi lutut itu langsung dipatok ular, digigit betisnya,” ujar Najamuddin kepada wartawan pada Senin (26/1).
Najamuddin melanjutkan, tidak hanya digigit di bagian betis, korban juga sempat dililit oleh ular di bagian kaki hingga di atas lutut. Dalam kondisi terdesak, Nurul Santi berusaha melawan dan berteriak meminta pertolongan. “Sempat dililit dari kaki sampai di atas lutut. Korban melawan dan meronta, untung teriak, terus anaknya yang bantu tolong,” jelasnya.
Upaya Penyelamatan dan Perawatan
Berkat teriakan korban dan bantuan anaknya, warga setempat segera berdatangan untuk memberikan pertolongan. Ular piton berdiameter sebesar ember cat 5 liter tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh warga. Setelah berhasil diselamatkan, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif atas luka gigitan dan lilitan yang dialaminya.
Meskipun demikian, korban memilih untuk pulang lebih cepat dari rumah sakit karena alasan keluarga. Peristiwa ini menjadi peringatan akan bahaya satwa liar yang terkadang masuk ke permukiman warga, terutama di daerah yang dekat dengan habitat alami mereka.






