Jakarta – Komedian senior Jaja Miharja, di usianya yang ke-80 tahun, rupanya masih berjuang melawan godaan kuliner yang berpotensi membahayakan kesehatannya. Setelah berangsur pulih dari kondisi yang membuatnya harus menggunakan kursi roda, kini nafsu besarnya terhadap daging kambing dan durian menjadi tantangan terberat.
Nafsu Makan yang Sulit Dikendalikan
Meskipun kondisinya terus membaik, Jaja Miharja mengaku masih sering mengabaikan peringatan dari dokter dan keluarga terkait pantangan makanan. Ia bahkan tak segan mengakui bahwa dirinya masih suka ‘mencuri-curi’ kesempatan untuk menikmati hidangan yang dilarang.
“Makan… ya nyuri-nyuri dikit lah, makan kambing,” seloroh Jaja Miharja sambil tertawa saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/1/2026). Baginya, menahan diri dari santapan daging kambing merupakan siksaan tersendiri. Hal serupa juga berlaku untuk durian, buah yang aromanya selalu berhasil menggoda selera.
Namun, Jaja Miharja menyadari betul bahwa di usianya yang sudah senja, pola makan yang sembarangan dapat berakibat fatal bagi kesehatannya. “Duren! Ada rencana mau makan duren tapi dilarang dokter, nggak boleh sama sekali,” bebernya, menunjukkan kesadaran akan risiko yang ada.
Kerinduan Kuliner yang Mendalam
Kerinduannya pada hidangan kambing bahkan sempat membuatnya hampir nekat melakukan perjalanan ke Bogor. Jaja Miharja bercerita bahwa ia sangat mengidamkan untuk menyantap hidangan di salah satu warung kambing legendaris di sana.
“Tadinya mau ke Bogor, mau ke warung kambing, tapi gak jadi,” tuturnya, mengindikasikan betapa kuatnya keinginan tersebut.
Keluarga sebagai Pengawas Setia
Di balik perjuangannya melawan godaan kuliner, Jaja Miharja patut beruntung memiliki keluarga yang sangat protektif. Anak-anak dan cucu-cucunya menjadi pengawas setianya setiap saat.
“Cuculah yang paling galak. Kalau lagi meleng, gak apa-apa,” pungkasnya sambil tersenyum, menunjukkan rasa terima kasih atas perhatian keluarga.
(Video terkait: Bahagianya Jaja Miharja Dapat Bintang Penghormatan dari Presiden Prabowo)






