Manchester United menghadapi periode krusial di awal tahun 2026. Setelah memecat manajer Ruben Amorim secara mendadak pada Senin (5/1/2026), Setan Merah harus bersiap menghadapi jadwal padat yang diisi oleh tim-tim kuat, termasuk rival abadi Manchester City dan Arsenal.
Pemecatan Amorim dan Penunjukan Darren Fletcher
Keputusan mendepak Ruben Amorim disebut-sebut didasari oleh performa dan hasil tim yang tidak memuaskan. Namun, rumor beredar bahwa ada masalah internal terkait kewenangan manajer yang juga menjadi faktor pemicu. Untuk sementara, kursi kepelatihan akan diisi oleh Darren Fletcher, mantan gelandang legendaris era Sir Alex Ferguson yang sebelumnya menangani tim U-18.
Jadwal Mengerikan di Akhir Januari
Di bawah arahan Fletcher, Manchester United akan langsung dihadapkan pada serangkaian pertandingan menantang. Dimulai dengan menghadapi Burnley pada Kamis (8/1/2026), diikuti oleh Brighton & Hove Albion empat hari kemudian. Puncak dari jadwal berat ini adalah dua laga melawan tim kandidat juara: Manchester City di Old Trafford pada 17 Januari, dan lawatan ke kandang Arsenal pada 25 Januari.
Performa Lawan yang Solid
Situasi ini jelas bukan momen ideal bagi Manchester United. Manchester City tercatat belum terkalahkan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka, meskipun harus puas dengan hasil imbang melawan Sunderland dan Chelsea dalam dua laga terbarunya. Sementara itu, Arsenal menunjukkan performa impresif dengan meraih tujuh kemenangan beruntun.
Posisi Klasemen dan Ambisi Eropa
Saat ini, Manchester United menduduki peringkat keenam klasemen Liga Inggris dengan mengumpulkan 31 poin dari 20 pertandingan. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Everton yang berada di peringkat ke-12. Hasil minor di bulan Januari ini berpotensi membuat MU terlempar dari 10 besar klasemen. Oleh karena itu, bulan ini akan menjadi penentu krusial apakah ambisi Manchester United untuk finis di zona Eropa, khususnya Liga Champions, dapat dipertahankan.
Terkait performa tim, Ruben Amorim sempat menyatakan, “MU Gagal Menang karena Pemain Gak Lengkap.” Pernyataan ini mengindikasikan adanya kendala dalam skuad yang dihadapi.
Sumber: 90Menit.ID






