Manchester City berhasil melaju ke babak kelima Piala FA setelah mengalahkan tim divisi dua Salford City di Stadion Etihad pada Sabtu (14/2/2026) malam WIB. Namun, performa tim asuhan Pep Guardiola tersebut tidak memuaskan sang manajer.
Gol Bunuh Diri dan Gol Terlambat Warnai Kemenangan City
Dalam pertandingan tersebut, Guardiola melakukan rotasi besar dengan sembilan perubahan pemain dari laga sebelumnya. Keunggulan City datang lebih awal melalui gol bunuh diri Alfie Dorrington pada menit keenam. Meski mendominasi jalannya pertandingan, City baru bisa menggandakan keunggulan di sepuluh menit terakhir melalui Marc Guehi, yang memanfaatkan bola muntah dari tembakan Rayan Cherki.
Guardiola Ungkap Kekecewaan atas Permainan Tim
Menanggapi pertanyaan mengenai kesan terhadap penampilan timnya, Guardiola secara tegas menyatakan ketidakpuasannya. “Tidak,” jawab Guardiola, seperti dikutip dari ESPN. “Kami tidak membaca ruang di mana mereka berada. Dengan ruang-ruang di dalam serangan, semuanya bergantung pada bagaimana mereka bertahan dan kami tidak membacanya. Itulah alasan mengapa pertandingan tadi membosankan.”
Satu-satunya hal positif yang bisa diambil dari pertandingan ini, menurut Guardiola, adalah keberhasilan timnya lolos ke babak selanjutnya. “Satu-satunya kabar bagusnya adalah kami lolos. Itu saja,” ujar Pep Guardiola.
Dominasi City Tak Berbanding Lurus dengan Produktivitas Gol
Manchester City mendominasi total penguasaan bola dengan angka mencapai 80-20. Tim berjuluk ‘Si Biru Langit’ ini juga menciptakan total 19 percobaan tembakan, di mana empat di antaranya mengarah ke gawang. Namun, dari sekian banyak peluang tersebut, City hanya mampu mencetak satu gol.
Sumber: 90Menit.ID






