Selebriti

Perebutan Hak Asuh Anak Memanas: Inara Rusli dan Virgoun Saling Lapor ke Komnas PA

Advertisement

Perseteruan antara musisi Virgoun dan mantan istrinya, Inara Rusli, kembali memanas. Kali ini, konflik keduanya berpusat pada hak asuh ketiga anak mereka yang saat ini berada di kediaman Virgoun. Pihak Inara Rusli menuding Virgoun tidak kunjung mengembalikan anak-anak tersebut, sementara Virgoun beralasan tindakannya demi menenangkan mental anak yang terganggu oleh sorotan publik.

Inara Rusli Minta Anak Segera Dikembalikan

Kuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny, menegaskan bahwa kliennya memiliki hak hadhanah atau hak memelihara anak hingga mumayyiz. Ia menyatakan bahwa Virgoun seharusnya segera mengembalikan ketiga anak tersebut kepada Inara sebagai ibu mereka.

“Sampai detik ini V tidak kunjung untuk mengembalikan anaknya kepada Inara. Padahal Inara adalah ibunya,” tegas Daru Quthny dalam konferensi pers di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Daru Quthny menambahkan, penjemputan anak oleh Virgoun pada pertengahan November 2025 sempat dianggap sebagai itikad baik mengingat Inara Rusli tengah menghadapi proses hukum terkait dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Namun, seiring waktu berjalan, anak-anak tersebut tak kunjung dikembalikan.

Kondisi Kesehatan Anak Menjadi Sorotan

Kondisi kesehatan ketiga anak tersebut juga menjadi perhatian. Kuasa hukum Inara lainnya, Herlina, mengungkapkan bahwa anak-anak mengalami batuk tak berkesudahan selama hampir sebulan.

“Anak-anak sudah batuk selama hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah tersebut yang hampir semuanya itu merokok aktif,” kata Herlina di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Selain itu, kerinduan mendalam anak-anak terhadap Inara Rusli juga terungkap melalui rekaman video. Dalam video tersebut, anak-anak secara terang-terangan meminta untuk segera dijemput oleh ibunya.

“Anak-anaknya yang saya terima videonya memang mereka juga pastilah yang namanya anak minta pulang. ‘Mami, tolong jemput, kapan mau dijemput?’ seperti itu. Artinya anak itu sudah minta dijemput,” beber Daru Quthny.

Virgoun: Demi Ketenangan Mental Anak

Sementara itu, pihak Virgoun melalui kuasa hukumnya, Andy Santika, membantah tudingan mengambil paksa anak. Ia mengklaim bahwa ketiga anak tersebut merasa nyaman tinggal bersama ayahnya.

Advertisement

“Kalau pengakuan dari klien kami ya anak-anak merasa nyaman ya, gitu lho sama bapaknya,” jelas Andy Santika saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Selasa (3/2/2026).

Andy Santika menambahkan, apa yang dilakukan Virgoun adalah upaya untuk menenangkan mental anak-anak yang terganggu akibat kisruh rumah tangga orang tua mereka yang terus-menerus menjadi konsumsi publik.

“Kita semua juga pasti kan merasa setiap orang tuh kan pasti ingin kepentingan terbaik untuk anak kan. Mungkin mental dari anak terganggu, makanya Virgoun cobalah untuk menenangkan anak-anak,” terangnya.

Secara hukum, Inara Rusli memang pemegang hak asuh sah berdasarkan putusan pengadilan. Namun, pihak Virgoun berdalih bahwa tindakan tersebut dilakukan demi kepentingan terbaik anak.

Kasus ini semakin kompleks dengan adanya laporan Inara Rusli terhadap Virgoun atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang melibatkan suami dari Wardatina Mawa. Inara dan pria tersebut mengaku telah menikah siri.

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dijadwalkan akan melakukan klarifikasi terkait masalah ini minggu depan.

Inara Rusli dan Virgoun resmi bercerai pada 10 November 2023. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak.

Advertisement