Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengundang sejumlah mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) ke Istana Kepresidenan pada Rabu (4/2/2026) sore. Pertemuan ini menimbulkan pertanyaan mengenai agenda yang akan dibahas.
Undangan Dibenarkan Mantan Wamenlu
Kabar mengenai undangan tersebut dibenarkan oleh mantan Wamenlu, Dino Patti Djalal. Ia menyatakan bahwa undangan tersebut memang ditujukan kepada para mantan Menlu dan Wamenlu. Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB.
“Kabarnya eks Menlu dan Wamenlu,” ujar Dino saat dimintai konfirmasi pada Rabu (4/2/2026). Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) ini juga mengonfirmasi kehadirannya dalam pertemuan tersebut. Dino, yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, akan hadir dalam kapasitasnya sebagai salah satu tokoh yang diundang.
Kunjungan PKB di Istana
Undangan kepada para diplomat senior ini berlangsung di tengah agenda Presiden Prabowo yang juga menerima sejumlah pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Istana Kepresidenan. Kunjungan PKB yang dipimpin oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ini tiba di lokasi pada pukul 11.53 WIB.
Cak Imin menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus PKB yang baru kepada Presiden. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan audiensi terkait rencana pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKB.
“PKB mau audiensi terkait Rakernas, kemudian pengurus baru di seluruh Indonesia,” kata Cak Imin.
Wakil Ketua Umum PKB, Faizol Riza, menambahkan bahwa partainya akan menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi yang berkembang di masyarakat. Mereka juga akan memberikan pandangan mengenai program-program pemerintah yang sedang berjalan.
“Ya PKB lagi diterima Presiden untuk menyampaikan banyak beberapa masukan, pandangan mengenai apa yang terjadi di masyarakat dan kami juga menyampaikan dukungan program-program presiden yang sudah berjalan,” ujar Faizol Riza.






