Marcus Rashford dikabarkan menolak tawaran untuk kembali ke Manchester United setelah masa peminjamannya di Barcelona berakhir. Pemain berusia 28 tahun itu dilaporkan merasa nyaman di Camp Nou dan tidak ingin meninggalkan klub Catalan tersebut.
Konteks Kepindahan dan Perubahan di MU
Rashford awalnya dipinjamkan ke Barcelona saat Manchester United masih ditangani oleh Ruben Amorim. Ia disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang berkontribusi pada ketidak kondusifan ruang ganti tim. Namun, situasi di Old Trafford kini telah berubah setelah Amorim dipecat dan digantikan oleh Michael Carrick sebagai manajer interim.
Performa Menanjak di Bawah Carrick
Di bawah kepemimpinan Carrick, Manchester United menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Dalam tiga pertandingan terakhir, tim Setan Merah berhasil meraih kemenangan melawan Manchester City, Arsenal, dan Fulham. Hasil positif ini membawa MU merangsek ke posisi empat besar klasemen Liga Inggris dengan total 41 poin.
Niat Carrick dan Jawaban Rashford
Meskipun statusnya sebagai manajer permanen belum pasti, Carrick dikabarkan memiliki niat untuk memulangkan Marcus Rashford ke Manchester. Namun, seperti dilansir dari Mirror, Rashford telah memberikan jawaban tegas. Ia dikabarkan tidak lagi berniat untuk kembali ke klub lamanya.
Klausul Pembelian dan Kompromi Gaji
Dalam perjanjian peminjaman, terdapat klausul pembelian dengan nilai 26 juta poundsterling. Demi mewujudkan keinginannya untuk bertahan di Barcelona, Rashford disebut bersedia melakukan kompromi dalam beberapa aspek, termasuk penyesuaian gaji. Jika Barcelona tidak mempermanenkannya, Rashford dikabarkan sudah membulatkan tekad untuk mencari klub lain.
Video terkait: Marcus Rashford menyatakan bahwa Barcelona adalah tempat yang tepat untuk meraih trofi terbesar.
Sumber: 90Menit.ID






