Real Madrid masih menunjukkan performa yang naik turun di bawah kepelatihan Alvaro Arbeloa. Filosofi bermain El Real dinilai belum menemukan bentuk yang jelas.
Performa Inkonsisten
Sejak ditangani Arbeloa, Real Madrid telah melakoni enam pertandingan. Hasilnya, tim mencatatkan empat kemenangan dan dua kekalahan. Pada laga teranyar, Madrid harus berjuang keras untuk meraih kemenangan 2-1 atas Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu.
Madrid sempat unggul lebih dulu melalui gol Vinicius Junior, namun skor disamakan oleh Jorge de Frutos. Kemenangan baru dipastikan pada masa injury time berkat gol penalti Kylian Mbappe.
Analisis Filosofi Bermain
Eks pemain Real Madrid, Alvaro Benito, mengomentari permainan Los Merengues di bawah Arbeloa. Menurutnya, filosofi bermain tim asal ibu kota Spanyol itu masih belum jelas.
“Waktu terus berlalu dan kita masih belum mengetahui apa filosofi permainan sepak bola Real Madrid. Apakah mereka tim yang ingin melakukan serangan balik, bertahan dengan garis pertahanan tinggi, menekan lawan, menguasai bola, atau mendominasi…?” ujar Benito, seperti dikutip dari Marca.
Benito menambahkan bahwa untuk mendominasi permainan, tim perlu memenuhi banyak persyaratan defensif yang saat ini belum terpenuhi.
“Untuk mendominasi, Anda jelas harus memenuhi banyak persyaratan defensif yang saat ini belum terpenuhi. Saya rasa Arbeloa memiliki banyak pekerjaan di depannya; tidak akan cukup baginya hanya dengan menciptakan suasana yang baik, yang tampaknya sedang ia capai dan telah menjadi tujuan utama, seperti menempatkan para pemain dalam ekosistem yang baik,” tuturnya.
Sebelumnya, Arbeloa juga sempat menyatakan tanggung jawabnya atas kekalahan Madrid saat melawan Benfica.
Sumber: 90Menit.ID






