Sepakbola

Real Madrid Dihujat Suporter Sendiri di Bernabeu, Petinggi Klub Geram

Advertisement

Madrid – Real Madrid menghadapi ujian berat di luar lapangan hijau. Para pendukung setia klub justru menjadi lawan bagi para pemainnya sendiri di Stadion Santiago Bernabeu. Suasana panas menyelimuti laga lanjutan Liga Spanyol antara Real Madrid melawan Levante pada Sabtu (17/1) malam WIB.

Cemoohan di Bernabeu

Dilansir dari Marca, momen tidak mengenakkan terjadi ketika para pemain El Real, termasuk Jude Bellingham dan Vinicius Jr, mendapat cemoohan dari suporter saat menguasai bola. Situasi memburuk saat turun minum, ketika para pendukung membentangkan sapu tangan putih, simbol kekecewaan mendalam terhadap performa klub.

Kekecewaan suporter ini dipicu oleh serangkaian hasil minor, termasuk kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, pemecatan pelatih Xabi Alonso, dan tersingkirnya tim dari Copa Del Rey oleh klub divisi kedua. Bahkan, Presiden Klub, Florentino Perez, turut menjadi sasaran cacian.

Upaya Klub Gagal

Sebelum pertandingan melawan Levante, manajemen klub telah melakukan upaya komunikasi dengan perwakilan kelompok suporter. Tujuannya adalah untuk mencegah aksi cemoohan terhadap pemain. Pihak klub bahkan mengancam akan memberikan larangan masuk stadion bagi suporter yang tertangkap kamera melakukan aksi tersebut.

Advertisement

Namun, upaya ini tampaknya tidak membuahkan hasil. Para suporter tetap melancarkan kritik dan caci maki kepada para pemainnya sendiri.

Sumber Internal Klub Buka Suara

Situasi ini memicu reaksi keras dari petinggi klub. Salah satu sumber internal klub mengungkapkan kekesalannya terhadap sikap sebagian suporter. “Sepertinya para suporter hanya senang ketika kami menang. Jika mereka tidak bersama ketika tim sedang kalah, maka mereka bukan bagian kami,” ujar sumber tersebut, menyiratkan bahwa suporter yang hanya mendukung saat menang bukanlah pendukung sejati.

Peluang Trofi Musim Ini

Real Madrid masih memiliki dua peluang untuk meraih trofi musim ini, yaitu di LaLiga dan Liga Champions. Pertanyaan besar kini menggantung: akankah Los Blancos mampu mengamankan salah satu gelar tersebut, ataukah mereka akan mengakhiri musim dengan tangan hampa? Jika skenario tanpa gelar terjadi, drama antara Real Madrid dan suporternya sendiri diprediksi akan semakin memanas.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement